-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Masyarakat Desa Sembilan KecTanah Kampung Resah, Dana BLTDipotong Panitia

Tuesday, June 23, 2020 | June 23, 2020 WIB Last Updated 2020-06-23T06:56:11Z

PORTALBUANA.COM SUNGAI PENUH. Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa Sembilan Kecamatan Tanah Kampung Kota Sungai Penuh yang dilakukan pada hari Senin (22/6) oleh panitia penyaluran bantuan BLT DD desa tersebut, menimbulkan keresahan dan berbagai macam pertanyaan di hati masyarakat. 

Bagaimana tidak, dalam penyaluran BLT tersebut telah terjadi pemotongan yang dilakukan secara sengaja oleh panitia. Hal tersebut diungkapkan oleh beberapa orang warga kepada awak media ini pada hari Selasa (23/6). 

Salah seorang warga yang berinisial M (60) menuturkan bahwa dirinya dan warga yang lain setelah menerima dana bantuan tersebut, tidak diperbolehkan langsung pulang dan harus menunggu panggilan dari pihak panitia. 

" Kami tidak boleh langsung pulang, harus menunggu panggilan dari panitia. Dan setelah dipanggil satu persatu, panitia mewajibkan setiap penerima BLT untuk membayar pajak." Ujarnya. 

Dirinya juga mengaku bahwa ia telah membayar uang sebesar Rp. 50.000 kepada panitia. 

" Saya kemudian membayar uang sebesar lima puluh ribu rupiah kepada panitia. Setelah itu panitia memberikan kertas pembayaran pajak, baru saya diperbolehkan pulang." Tuturnya. 

Warga lainnya yang berinisial I (55) juga menjelaskan bahwa dana BLT untuk dirinya pun ikut terkena pemotongan dengan alasan yang sama. 

" Dana BLT saya juga dipotong sebesar seratus ribu rupiah dengan alasan untuk pembayaran pajak bumi dan bangunan. Padahal saya tidak punya rumah dan tanah, kok bisa kena pajak? sementara pajak itu kan sudah ada petugasnya." Terangnya. 

Dirinya juga menambahkan bahwa dana BLT yang dipotong juga bervariasi, mulai dari Rp. 40.000 sampai Rp. 175.000 per orang. 

" Pemotongan dana BLT tersebut juga bervariasi, ada yang kena  empat puluh ribu sampai seratus tujuh puluh lima ribu rupiah per orang." Tambahnya lagi. 

Menurut survey awak media ini, pemotongan dana BLT hampir merata dilakukan oleh pihak panitia kepada penerima dana BLT tersebut dengan alasan untuk pembayaran pajak bumi dan bangunan. 

Awak media juga sudah mencoba mengkonfirmasi kepada Kepala Desa Sembilan melalui messenger, namun sampai saat ini belum ada jawaban. (arry)
×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251