Parpol Sungai Penuh Harus Mampu Mengusung Kadernya Sendiri, Begini Ulasan Aktivis | PORTAL BUANA NEWS WARTAWAN PORTAL BUANA YANG SAH, NAMA NYA TERCANTUM DI BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU PERS DAN SURAT TUGAS, IKLANKAN USAHA ANDA BERSAMA KAMI,KONTAK KAMI

Mobile Menu

ads

BERITA LAINNYA

Parpol Sungai Penuh Harus Mampu Mengusung Kadernya Sendiri, Begini Ulasan Aktivis

June 29, 2020

PORTALBUANA.COM SUNGAI PENUH. Pilwako sarentak yang akan digelar Desember 2020 mendatang saat ini masing masing kandidat tengah melakukan lobi partai partai untuk dapat menjadi pengusung di pilwako yang akan gelar nanti.

Begitu juga untuk pilwako kota sungai penuh suhu pilitik semakin memanas. Saat ini isu isu berkembang ditengah masyarakat kaum elit politik lebih banyak melabuhkan diri ke salah satu bakal calon walikota. 

Hal ini patut dipertanyakan kredibilitas elit parpol yang hanya berlabuh kesalah satu bakal calon walikota. Seakan akan tidak punya kader yang bisa diusung untuk maju diajang pilwako yang akan digelar Desember 2020 mendatang. 

Indra komano salah seorang aktivis, juga sebagai ketua forum Merah Putih beropini bahwa diajang pemilukada Kota Sungai Penuh, di ungkapkannya akan ada rasa kekhawatiran akan berhadapan dengan kotak kosong nantinya.

"Dalam ajang pilkada serentak pemlihan walikota dan wakil walikota sungai penuh yang akan digelar desember 2020 mendatang dari pengamatan saya kaum elit parpol dilihat dari pengamatan saya hanya mau membuka diri pada salah satu bakal calon walikota, dan sedikit yang mau mengkaderkan," katanya.

"Apa tidak ada kader dari parpol yang lebih mampu untuk dikaderkan? Pada hal kader kader dari parpol pengamatan saya pribadi banyak yang lebih berpotensi dan mampu untuk diusung dan di Kaderkan oleh parpolnya sendiri dalam ajang pilwako ini," ungkap indra.

Lebih lanjut indra menambahkan. "Saya selaku aktivis memberikan aplus untuk PDI Perjuangan Kota Sungai Penuh. Satu-satunya Parpol yang menyatakan siap mengusung kadernya sendiri untuk pilwako Sungai Penuh. agar tidak terjadi melawan kotak kosong, kita mengharapkan para petinggi Parpol untuk mampu mengusung kadernya sendiri," ujarnya. 

Masih menurut indra, Parpol besar dan sudah memiliki kemampuan dalam menyeleksi dan pengkaderan, dia sangat mengharapkan tidak akan terjadi pemilu melawan kotak kosong, karena akan berdampak pada kinerja petinggi partai politik tersebut, jika diamati dari sudut akademisnya, partai politik terlihat tidak mampu mengkaderkan amggotanya untuk diusung pada pertarungan pilwako di bulan Desember 2020 nantinya. Lebih spesifik, kader partai harus berani untuk maju dan memperjuangkan rakyat.

Dia berharap kepada petinggi Parpol agar berusaha mengusung kadernya sendiri maju diajang pilwako desember 2020 mendatang. (fc)