WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Pemberhentian Perangkat Desa Sepihak Bupati Diminta Copot Kades Koto Tengah

Thursday, June 18, 2020 | June 18, 2020 WIB Last Updated 2020-06-18T12:50:50Z

PORTALBUANA.COM KERINCI Terkait pemberhentian perangkat desa koto tengah kecamatan siulak kabupaten kerinci secara sepihak tranpa prosodur oleh kades bahder joham Secara tidak langsung kepala desa mengangkangi Udang-undang nomor  6 tahun 2014 tentang desa, Peraturan menteri dalam negeri republik indonesia nomor 67 tahun 2017 tentang perubahan atas perturan menteri dalam negeri nomor 83 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Peraturan daerah kabupaten kerinci nomor 3 tahun 2016 .

Iwan efendi selaku aktivis angkat bicara. Pemberhentian perangkat desa oleh kades Secara tidak langsung kades sudah berani menentang aturan Bupati kerinci dan Peraturan daerah serta peraturan Menteri, bahkan berani berkata menyalahkan camat dan Pemerintah Daerah dalam hal ini Pemdes kabupaten kerinci.

Selaku kades masih terikat dengan aturan dan masih punya atasan yang harus di hormati. Kalau tidak mau mengikuti aturan yang ada di Negara Ri khusus kab.kerinci mending mengundurkan diri saja dari kades karena kades bukan nya sebagai pengayom masyarkat malah menciptakan sebuah penomina.. selaku kades malah berani menentang aturan yg di buat bapak bupati dan malah berani menyalahkan camat dan Pemdes ada apa dgn kades ini. Ungkap iwan

Lebih lanjut iwan menambahkan. " Untuk memberentikan perangkat tidak bisa sesuka hati kades, mereka di angkat berdasarkan hasil tes resmi dan hasil tersebut di berikan ke kades untuk di SK kan,sesuai dgn aturan seluruh desa di Indonesia, Bupati juga sudah mengeluarkan perbub 

Jangan asal main pecat saja,main tunjuk saja tanpa mengikuti aturan yang ada, apakah perangat yang di tunjuk sudah di adakan Tes? sesuai dengan aturan perangkat yang lama masih legal dan bekerja sebagaimana mestinya menjadi perangkat desa.

Dalam hal ini terkait pemberhentian perangkat desa oleh kades secara sepihak jikalau masih bersekukuh kita akan surati Bupati untuk memangil kades dan meberikan  teguran atas hal ini. Saya meminta bupati untuk mencopot kades koto tengah dari jabatannya yang telah terang terangan mengangkangi peraturan menteri dalam negeri dan peraturan bupati serndiri 

Bilamana tidak ada diberikan sangsi tidak akan jera buat kades kades lain. Hal serupa pemberhentian perangkat desa secara sepihak akan terulang lagi." Pungkas iwan efendi selaku aktivis ( fc)