WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Penyelesaian Titik Banjir, Baru Dapat Selesai Tahun Depan

Sunday, June 21, 2020 | June 21, 2020 WIB Last Updated 2020-06-21T12:27:28Z

PORTALBUANA.COM, PEKANBARU--Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, mengaku masih ada saat ini 26 titik rawan banjir yang tersebar di beberapa wilayah di Pekanbaru.

Dari puluhan titik banjir itu, hampir tersebar di setiap Kecamatan. Indra menyebut, dari data yang masuk ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) ada 13 titik rawan banjir yang telah terselesaikan dari total 39 titik rawan banjir di Kota Pekanbaru. 

"Sudah kita selesaikan 13 titik, atau sekitar 30 persen titik banjir yang kita inventarisir dari total 39 titik banjir," kata Indra, Ahad (21/6). 

Menurutnya, permasalahan banjir tidak dapat ia selesaikan begitu saja. Karena titik banjir itu situasional, dan saling berkaitan erat dengan wilayah tetangga.

Apalagi saat ini pihaknya belum memiliki Masterplan penanganan banjir. Pihaknya hanya mengatasi permasalahan banjir dengan penanganan jangka pendek, dengan cara normalisasi drainase dan anak sungai. 

"Dimana wilayah banjir disitu kita lakukan pembersihan drainase dan anak sungai. Kalau lambat kita lakukan pembersihan drainase, maka banjir," jelasnya.

Dimana seperti wilayah Kecamatan Tampan yang rawan banjir, pihaknya rutin melakukan pembersihan drainase, dan menghidupkan kembali drainase yang mati. 

Ia menargetkan permasalahan banjir baru dapat teratasi 100 persen di tahun 2021. Pasalnya saat ini masterplan penanganan banjir masih dalam tahapan lelang. Ia memperkirakan masterplan penanganan banjir baru akan selesai dibuat oleh tim ahli hingga empat bukan kedepan. 

Setelah masterplan penanganan banjir selesai dibuat, maka pihaknya akan melakukan konstruksi drainase di seluruh wilayah Pekanbaru, agar tidak ada lagi titik banjir. "Sehingga tahun depan setelah Masterplan nya ada, kita menyelesaikan 100 persen titik banjir ini," tutupnya. [pauzi]