WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

GALLERY FOTO


Aksi Petani Simalingkar ( Spsb ) Dan Sei Mencirim ( Stmb ) Tutup Jalan Tol Amplas Medan

Friday, July 17, 2020 | July 17, 2020 WIB Last Updated 2020-07-16T18:06:42Z

POTALBUANA.COM, MEDAN. Kamis 16 Juli 2020 Petani Simalingakar (SPSB) dan Petani Sei Mencirim(STMB) yang berada dilokasi Deliserdang Medan Sumatra Utara juga melakukan Aksi tutup jalan Tol Amplas Medan, mereka melakukan aksi tutup jalan Tol sebagai bentuk protes terhadap pemerintah daerah yang hingga saat ini masih tutup mata dan membiarkan Petani digusur paksa oleh PTPN2 ,tanpa ada berbuat apa-apa.

Disaat situasi seperti ini Seharusnya Pemerintah Daerah dan BUMN sadar betul Negara dalam keadaan krisis Pangan Paska Pademi Corona 

Namun yg terjadi justru BUMN melakukan penggusuran paksa terhadap lahan Pertanian dan perkampungan Petani disaat Negara sedang krisis pangan,ini membuktikan bahwa pemerintah Daerah Sumatra Utara dan PTPN2 selaku BUMN tidak membantu program Pemerintah Pusad dalam hal Suwa Sembada Pangan


Petani Simalingkar (SPSB) dan Sei Mencirim (STMB) terancam kehilangan lumbung pangan secara permanen dan tempat tinggalnya

Selain Aksi tutup jalan tol Amplas Medan Sumatra Utara,kita ketahui bersama para perwakilan Petani Simalingkar dan Sei Mencirim sudah melakukan aksi jalan kaki dari Medan menuju Jakarta ,yang saat ini sedang berada di Provinsi Riau dan 26 Perwakilan Petani lainya sudah berada di Jakarta

Harapan besar dari Aksi yang dilakukan oleh Petani Simalingkar dan Sei Mencirim adalah Negara segera hadir dan memberikan hak atas Tanah kepada Petani,agar Petani mendapatkan kepastian Hukum dan tidak selalu tergusur dari Tanah Tumpah Darahnya sendiri


Bila mana ini tidak segera diselesaikan oleh negara maka dipastikan akan terjadi pelanggaran hak Asasi Manusia dalam sekala besar yg dilakukan oleh PTPN2(BUMN) terhadap Petani

Sehingga bisa mengancam stabilitas negara itu sendiri" tegas saudara Aris ketika dihubungi tim media via telpon selulernya. (Pily)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update