--> WARTAWAN PORTAL BUANA YANG SAH, NAMA NYA TERCANTUM DI BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU PERS DAN SURAT TUGAS, IKLANKAN USAHA ANDA BERSAMA KAMI,KONTAK KAMI

Iklan


APLIKASI PORTALBUANA

Kementrian Agraria Bersikap Tegas Dalam Permasalahan Antara Petani Dan PTPN II.

Sunday, July 26, 2020, July 26, 2020 WIB Last Updated 2020-07-25T18:05:57Z

PORTALBUANA. COM_ PALEMBANG-. Malam hari ini rombongan petani simalingkar dan sei mencirim yang berjalan kaki dari medan menuju jakarta guna mencari keadilan demi keberlangsungan hidup anak cucu mereka hari ini tepatnya jam 6:00 WIB sore telah sampai dikota palembang, dan akan beristirahat dikota tersebut untuk kemudian melanjutkan perjalananya hari senin pagi,terhitung sudah satu bulan penuh dan tepatnya hari ini tgl 25 juli 2020 yang mana mereka berangkat sejak tgl 25 juni 2020.

Namun anehnya hingga sampai hari ini pemerintah daerah sumatra utara terkesan diam dan tutup mata (BUNGKAM) pada persoalan yang mereka hadapi, atau memang pemerintah daerah sudah tidak berdaya atau tidak mampu,atau memang mereka sedang bingung karena memang semua sudah terlibat konspirasi jahat dengan korporasi yang bernama PTPN II .



Yang jelas samapai dengan hari ini pemkab deliserdang dan pemprov sumut diam dan seakan tak berdaya melihat nasip petaninya yang tergusur paksa oleh pihak PTPN II tanjung murow.

Malam hari ini mereka disambut oleh NU,walhi,KPA dan STN serta organ organ tani dan para pemerhati agraria yang ada di palembang.

Sekali lagi ini adalah indikator dan merupakan obor perlawanan terhadap penjajahan yang dilakukan oleh BUMN yang bernama PTPN II  dan pihak lain yang saat ini sedang menindas rakyat (wong cilik) .

Tegas kami menyatakan bahwasanya Kementrian Agraria Dan Tata Ruang (ATR) telah gagal dalam menangani konflik agraria yang terjadi disumatra utara khususnya dan diseluruh indonesia pada umumnya.

Dan ini adalah wujud nyata kebobrokan pihak kementrian agraria dan tata ruang di era pemerintahan saat ini.



Satu kata yang tepat untuk SOFYAN  JALIL  mundur dari kabinet atau diresavel dari kabinet presiden joko widodo.

Carut marut konflik agararia disumut anatara petani dan PTPN II adalah buah ketidak berpihak SOFYAN JALIL terhadap nasib petani kecil.

Terhitung sudah dua kali presiden mengadakan ratas khusus bahas kasus sumatra utara namun hingga saat ini belum juga diselesaikan oleh kementrian agraria dan tataruang.

Petani medan yang berjalan kaki dari medan kejakarta jangan dianggap hal yang biasa biasa saja, kami sudah bersumpah bila mana kasus kami tidak segera diselesaikan kami sudah siap bumi hangus kapan pun dan dimanapun, Tegas Aris selaku Korlab petani(Tim)
Komentar

Tampilkan

Terkini

Labuhanbatu

+