-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Miris, Selama Puluhan Tahun Parit Cipah Kecamatan Senyerang Belum di Aliri Listrik

Wednesday, July 15, 2020 | July 15, 2020 WIB Last Updated 2020-07-15T07:19:07Z

PORTALBUANA.COM KUALA TUNGKAL. Belum menikmati penerangan listrik dari PLN warga parit cipah kelurahan senyerang mengaku kecewa. Selama puluhan tahun hidup dibawah penerangan lampu sumbu yang berbahan bakar minyak tanah.

Hanya berjarak kurang lebih 3 kilo meter dari ibu kota kecamatan dan kelurahan senyerang, warga parit cipah masih jauh terbelakang soal pasilitas penerangan. Sebagian kecil warga menggunakan mesin disel sebagai alat penerangan dan hampir 80 persen masih menggunakan lampu sumbu yang berbahan bakar minyak tanah.

Hal itu dikatakan, Israni salah satu warga parit cipah kelurahan senyerang yang merasa belum mendapat perhatian penuh dari pemerintah. 

" Kami merasa di abaikan, puluhan tahun jaring listrik PLN masuk di kecamatan Senyerang, tapi sampai hari ini belum ada satu pun rumah warga parit cipah ini yang mendapatkan pelayanan listrik dari PLN, "katanya (15/7/2020).

Dijelaskan juga, berbagai upaya mediasi dan musyawarah sudah dilakukan warga. Baik ditingkat kelurahan dan kecamatan bahkan sampai ke pihak PLN ranting kualatungkal.

" Sudah sering di musyawarah kan soal listrik PLN ini, bahkan sudah di ajukan proposal sesuai petunjuk, sayang nya sampai hari ini belum ada kabar gembira nya, " sebut Israni.

Ia juga menyayangkan lambannya perhatian pemerintah soal penerangan di wilayah nya ini. Semua aturan dan ketentuan untuk masuknya listrik di wilayah itu sudah di ikuti sesuai petunjuk pihak PLN.

" Kami merasa terkucilkan, bukan waktu yang sebentar kami bersabar tapi hingga kini belum juga ada kepastian, apakah 60 kepala keluarga di parit cipah ini bukan dari bagian masyarakat Tanjab Barat, "tegasnya.

Lurah Senyerang Hambali membenarkan jika sampai saat ini belum ada tindak lanjut soal jaringan listrik. Menurutnya juga, berbagai upaya telah dilakukan termasuk pihak keluarga juga turut memperjuangkan.

" Sejauh ini belum ada kejelasan kapan akan dibangun oleh pihak PLN, dan kita berharap ada kepastian dari pihak PLN terkait jaringan JTR di RT 16 kelurahan senyerang yakni parit cipah ini dibangun, " harapnya.

Terpisah kepala ranting PLN kualatungkal Lukman membenarkan jika wilayah parit cipah kelurahan senyerang belum terbangun jaringan tegangan rendah ( JTR ) untuk pemasangan kWh meter ke rumah warga.

" Iya benar demikian, wilayah itu kemarin sebenarnya sudah kita survei, saat kita ajukan ke PLN wilayah Jambi seperti nya di evaluasi dulu, " kata Dirut PLN ranting kualatungkal.

Saat disingung apakah ada kepastian dari pihak PLN kapan dibangunnya JTR di parit cipah kelurahan senyerang. Mengingat jaraknya dekat dengan JTM yang melintas di wilayah kelurahan senyerang.

" Keberadaan kami di sini hanya di beri kewenangan sebatas pengajuan saja, untuk pembangunan jaringan langsung dari PLN Jambi, "jawab nya saat di konfirmasikan via WhatsApp. (Tim)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251