-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Oknum PDAM Pancuran Telago Kab Bungo Diduga Lakukan Pungli Ke Pelanggan

Monday, July 06, 2020 | July 06, 2020 WIB Last Updated 2020-07-06T04:46:05Z

PORTALBUANA.COM MUARA BUNGO. Pungutan liar (Pungli) kembali terjadi,kali ini diduga dilakukan oleh oknum Perusahaan Daerah Air Mineral (PDAM) pancuran telago Bungo,berawal dari pengaduan salah seorang warga lorong marsawa(AD) kepada unit pelayanan gangguan PDAM(12.06.2020) yang mengeluh bahwa di lorong tempat mereka sudah satu minggu tidak ada air.

Mendengar keluhan pelanggan itu petugas bagian pelayanan dari PDAM pun menjelaskan "bahwa telah terjadi kebocoran pipa jaringan,dan sampai saat ini petugas kami masih melakukan perbaikan,untuk sementara waktu pasokan air di lorong marsawa kami akan mengirimkan Air mobil tangki kesana"ucap petugas.

Sesuai Peraturan daerah(Perda) Kabupaten Bungo Nomor 14 Tahun 2008 tentang tarif PDAM pancuran telago, jika pelanggan PDAM yang tidak mendapatkan suplai air yang disebabkan oleh gangguan jaringan/kerusakan/pipa bocor, bisa meminta air perusahaan PDAM dan hanya di kenakan Biaya Adm Sebesar Rp.6.750-, untuk air satu mobil tangki. Nah,!!! hal ini tidak sesuai yang terjadi di lapangan justru lain.

Setelah air di antar oleh oknum petugas pengelola tangki,lalu si oknum sopir meminta bayaran sebesar Rp.60.000-, kepada  pelanggan PDAM,dan pelanggan pun merasa sangat terbebani atas harga tarif air itu, terhitung sudah belasan kali membeli air mobil tangki tersebut,yang seharusnya menjadi tanggung jawab pihak perusahaan PDAM untuk memenuhi pasokan air pelanggan PDAM itu. 

Merasa di rugikan, 'AD' warga lorong marsawa datang menemui salah seorang anggota Ormas Garda Spok(Iqbal),dan menceritakan semua kejadian ini.Hal ini sudah menyalahi aturan Perda PDAM, 

Tanpa menunggu lama Iqbal pun yang di dampingi oleh salah seorang awak media Portal Buana, mendatangi kantor PDAM, dan menemui kepala bagian pelayanan(Raden Fauzi) dan menyampaikan keluhan pelanggan kepetugas tersebut,iqbal pun dengan sikap tegas meminta agar Pihak perusahaan PDAM bisa mengembalikan  uang para pelanggan tersebut.

Iqbal yang mengenal direktur PDAM(Syaiful yang pada saat itu tidak ada di kantor) langsung menghubungi direktur via tlp, menceritakan semua tentang kejadian ini kepada direktur tersebut, mengetahui hal ini direktur PDAM sangat menyayangkan kejadian di lapangan, dan sangat berterimakasih kepada Iqbal atas laporan nya,direktur PDAM juga mengatakan Bahwa yang terjadi pungutan oleh oknum sopir sebesarRp. 60.000-,di lapangan itu menyalahi aturan perda yg berlaku, murni pungli,

Direktur juga langsung memerintahkan Kepala bagian pelayanan(Raden Fauzi) untuk mengembalikan uang pelanggan tersebut, dan natinya akan dilakukan pemotongan gaji oknum pelaku pungli tersebut,sebagai hukuman awal hanya dikasih peringatan untuk oknum yang melakukan pungli tersebut,andai terulang kembali kita Pecat Saja"kata syaiful.(EK)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251