-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Pemberhentian Perangkat Desa Sepihak, Kades Angkas Pura Jadi Sorotan

Wednesday, July 08, 2020 | July 08, 2020 WIB Last Updated 2020-07-08T05:44:47Z

PORTALBUANA.COM KERINCI. Dasrinal, Kepala Desa (Kades) Angkasa Pura, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, saat ini tengah menjadi sorotan masyarakat. Dasrinal baru saja dilantik menjadi Kades, dinilai telah berani mengangkangi beberapa aturan terkait Desa.

Hal tersebut diakui langsung oleh beberapa orang Perangkat Desa (PD) Angkasa Pura yang telah diberhentikan.

Pertama, Kades Angkasa Pura pada 29-06-2020 telah melakukan pemberhentian secara sepihak dengan mengeluarkan Keputusan Kepala Desa mengenai jam kerja di lingkup Pemdes Angkasa Pura. Sebagaimana diketahui, bahwa untuk memberhentikan perangkat Desa, di butuhkan Peraturan desa bukan keputusan kepala desa.

"Punya alur tersendiri untuk menyelesaikan Perdes yang melalui rapat dengan BPD dan pihak yang terkait dengan perdes tersebut, barulah bisa dijadikan Peraturan Desa, bukan semau Kades saja menerbitkan perdes tanpa musyawarah. Demi kepentingan TIM pemenangan yang ngotot untuk jadi perangkat desa, selanjutnya aturan dikangkangi," ungkap perangkat desa berinisial AS yang termasuk salah satu perangkat desa yang diberhentikan.

Dijelaskannya bahwa, pemberhentian Perangkat Desa bermula, undangan yang ditujukan untuk Perangkat desa dengan agenda pemberian insentif perangkat desa Angkasa Pura. Namun untuk mendapatkan insentif, para Perangkat Desa disodorkan dengan surat pengunduran diri dan meminta perangkat desa untuk menandatangani nya sebagai syarat pengambilan insentif. Namun Perangkat desa menolak, untuk menandatanganinya.

"Benar, kami diberhentikan sepihak oleh Kades, dengan konsep yang telah ia rencanakan, namun hal tersebut kami pastikan cacat hukum, kami tidak melihat adanya persetujuan BPD, rekomendasi dari camat dalam Pemberhentian tersebut, apalagi dari Pemdes serta banyak hal yang kami rasa cacat hukum, untuk itu kami siap menempuh jalur PTUN," tegasnya.

Bukan hanya itu saja, bahkan semenjak Kades dilantik pada tanggal 25-02-2020, Perangkat Desa Angkasa Pura sejak itu tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan apapun di Desa.

"Sehingga, tidak ada ruang dalam melaksanakan tupoksi mereka sebagai Perangkat desa dikarenakan kades selalu menutup ruang gerak, dan waktu itu secara informal telah menunjuk tim pemenangannya untuk menyerobot tugas kami," ungkapnya.

Sayangnya hingga berita ini dinaikkan kades Angkasa Pura Desrinal belum bisa dihubungi.

Sementara itu Camat Sitinjau Laut, Saukani, dikonfirmasi juga mengakui bahwa jika terjadinya pemberhentian Perangkat Desa Angkasa Pura, itu artinya bukan merupakan rekomendasi dari pihak Kecamatan.

"Sejauh ini dari Kecamatan tidak pernah mengeluarkan rekomendasi terkait pemberhentian Perangkat Desa Angkasa Pura," ujarnya.

Terkait pemberhentian, pihak Kecamatan telah berupaya memanggil Kades dan juga meminta BPD untuk memanggil Kades terkait hal itu. Hanya saja kata Camat, dirinya belum mendapatkan hasil dari BPD terkait pemanggilan Kades. "Masih menunggu hasil dari BPD yang memanggil Kades," ucapnya.(tim)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251