-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

PLTA Rampas Hak Masyarakat, UKPBJ Diduga Bermain Curang, AMPI Geruduk Kantor Bupati Kerinci

Wednesday, July 22, 2020 | July 22, 2020 WIB Last Updated 2020-07-24T03:19:49Z

PORTALBUANA.COM - KERINCI. Terkait permasalahan PLTA menjadi polemik di tengah masyarakat yang telah dirampas hak ahan dan belum menerima ganti rugi, juga di duga keras adanya lahan pungli dinas DPPKAD kabupaten kerinci turut mengundang dan rasa prihatin Aliansi Merah Putih Indonesia ( AMPI) 

Rasa prihatin dan kepedulian Aliansi Merah Putih Indonesia yang merupakan gabungan LSM dan ormas kota sungai penuh dan kabupaten kerinci menggelar aksi unjuk rasa ke kantor bupati kerinci Rabu 22/7/2020. 

Dalam aksi yang digelar Aliansi Merah Putih Indonesia dikantor Bupati Dalam orasi Adam Ketua umum LSM Laskar Muda Mengata. " kami atas nama aliasi meminta Nirmala Kepala DPPKAD kabupaten kerinci mundur dari jabatannya. 

Karena di duga keras dana dari provinsi jambi senilai 60 juta Di depositokan. Hal ini perlu dipertanyakan bunga tersebut dikemanakan apakah masuk ke kas daerah atau ke rekening nirmala sendiri selaku kepala DPPKAD ucap Adam

Ditempat yang sama indra wirawan selaku ketua dalam orasi menyampaikan. " kami meminta bupati kerinci untuk menyingkapi permasalahan pelelangan poyek yang dilakukan UKPBJ yang diduga penuh kecurangan, dimana ada titipan paket tender untuk dimenangkan oleh sebuah perusahaan, dan wajib untuk dimenangkan oleh panitia lelang." Ujar Indra. 

Masih Indra, "Tender yang dilaksanakan oleh UKPBJ diduga hanya formalitas, dan sudah dikondisikan sejak awal." Ujarnya borasi.

"Dan juga PLTA yang diduga tidak transparan sehingga menyengsarakan Masyrakat yang masih banyak belum mengerti apa-apa, terkait hal tersebut," kata korlap.

"Jangan hanya diam dan duduk manis. Lihatlah masyarakat di sekiling PLTA yang saat ini masih menunggu dan menunggu ganti rugi ahan yang sampai saat sekarang belum di terima masyarakat.

Kami meminta Keterbukaan publik, saling bersinergi dengan masyarakat, LSM dan wartawan, jangan memanfaatkan masyarakat Ungkap indra dalam orasi

Dedi klen juga menyampaikan dalam orasi. Bupati mana hati nurani mu temui kami yang menyuarakan ungkapan perasaan masyarakat yang haknya telah dirampas oleh PLTA. 

Bapak bisa duduk jadi bupati karena mereka yang memilih bukan pihak PLTA. Ada apa semua ini demi kepentingan tertentu sanggup menyengsarakan masyarakat yang telah di rampas haknya. Ungkap dedi klen dalam orasi

Aksi unjuk rasa yang digelar tersebut mendapat tanggapan perwakilan dari Aliansi Merah Putih Indonesia dipersilahkan memasuki ruangan untuk melakukan audiensi yang langsung di terima staf ahli 

Dalam audiensi tersebut belum menemui titik terang. Staf ahli perwakilan dari bupati kerinci tidak dapat memberikan jawaban terkait permasalahan PLTA yang menjadi polemik. 

Kembali indra wirawan saat diminta keterangan usai audiensi menyampaikan. "dari hasil pertemuan kami bersama staf ahli mempertanyakan tentang PLTA ganti rugi ahan masyarakat. Namun dalam pertemuan ini tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan. 

Dalam hal ini kami dari Aliansi Merah Putih Indonesia ( AMPI) akan terus mengusut sampai ada jawaban dari pihak pemerintah kabupaten Kerinci. Aksi akan kami gelar lagi membawa massa yang lebih banyak ungkap indra. (fc)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251