-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

YLKI Dan Diskoperindag Sidak Terkait Agen Gas Elpiji 3kg Diduga Menyalahi Aturan

Monday, July 27, 2020 | July 27, 2020 WIB Last Updated 2020-07-27T16:22:48Z

PORTALBUANA.COM - TANJAB BARAT. Terkait Pangkalan Gas Elpiji 3 Kg di jalan bahari kelurahan kampung nelayan RT 16, Diskoperindag , YLKI dan pengamanan dari pihak kepolisian Tanjabbarat melakukan sidak ke tempat tersebut,sayangnya pemilik pangkalan tidak berada di tempat dan pangkalannya dalam keadaan terkunci.

Dari keterangan warga sekitar saat di konfirmasi oleh media, agen ini lebih mengutamakan dan melayani pembeli yang memakai motor dengan keranjang yang jumlah tabung gas nya lebih dari 2 tabung, " Ya mungkin mereka sanggup membayar lebih mahal dari masyarakat itu sebabnya mereka di utamakan dari pada kami (masyarakat red)"ujar warga yang namanya tidak mau di sebutkan

Saat di tanya hasilnya hari ini tentang sidak kepangkalan gas elpiji, diskoperindag melalui Kabid perdagangan yeni warni.

" Hasil hari ini, kita sudah ketemu beberapa masyarakat,sayangnya kita tidak bisa ketemu langsung sama hj. Marwiyah (pemilik pangkalan), itu yang kita himpun dulu dan akan kita laporkan ke Jambi," kata Yeni Warni, Kabid Perdagangan Diskoperindag Tanjabbar.

pihaknya dalam hal ini hanya selaku pengawasan, yang berhak mengambil tindakan adalah Agen nya dan Pertamina" tambahnya

"Jadi gini, Pangkalan ini kan kontraknya antara Pertamina dan Agen, Dinas hanya melakukan pengawasan, nanti hasil pengawasan kita itu yang kita laporkan ke Jambi" ujar yeni

Ketua YLKI tanjabbarat hamka mengatakan saat di konfirmasi oleh awak media di lapangan.

"Kami dari YLKI mengharapkan Diskoperindag untuk bertindak tegas, jangan hanya sekedar untuk melaporkan. Kalau hanya sekedar melaporkan berarti kita akan tetap menunggu hasil nih. Hal ini jelas, fakta yang terjadi di lapangan dan hasil turun kelapangan oleh Diskoperindag"ujar hamka

Merasa bukti-bukti dan fakta di lapangan sudah jelas dilanggar Pangkalan, Hamka meminta Diskoperindag datang langsung ke Pertamina menyampaikan laporannya.

"Yang kedua juga jelas melanggar aturan yang sudah dibuat oleh Diskoperindag, dimana, Pangkalan menjual diatas harga HET. Jadi menurut saya  Diskoperindag jangan hanya sekedar melaporkan, tapi harus mengambil tindakan langsung datang ke Pertamina melaporkan, jangan hanya sekedar surat, jelas kok sudah pelanggaran yang dibuatnya," tambah Hamka

Terpisah ketua RT 16 saat di konfirmasi masalah pangkalan ini." Saya setiap membeli gas harga tetap harga HET sama saya, kalau masalah harga sama masyarakat saya tidak terlalu memantaunya"ujar ketua RT 16.(a.fidal)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251