WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

GALLERY FOTO


Bupati Surati Presiden Sampaikan Aspirasi Honorer Tanjab barat

Tuesday, August 04, 2020 | August 04, 2020 WIB Last Updated 2020-08-05T04:37:36Z

PORTALBUANA.COM - TANJAB BARAT. Setelah mengantongi surat dukungan dari Ketua DPRD Tanjab Barat, hari ini pengurus Forum Honorer Tanjab Barat (FHT) dan Forum Guru Honorer Non Kategori Usia 35 tahun (GTKHNK 35+) menyambangi rumah dinas Bupati Tanjung Jabung Barat untuk meminta “Garuda Emas” berupa surat dukungan dari Bupati Tanjab Barat.

Dalam pertemuan tersebut Bupati Tanjab Barat Dr.Ir.H.Safrial,MS menyambut baik kedatangan Ketua Umum FHT Hendra Novariadi, S.Kom dan Ketua GTKHNK 35+ Adi Saputra Hasibuan, S. H.I dan 1 orang anggota dirumah dinasnya, pertemuan berlangsung hangat,  Ketua Umum FHT Hendra Novariadi, S.Kom melaporkan ke Bupati bahwa Forum Guru Honorer Non Kategori Usia 35 tahun (GTKHNK 35+) Tanjab Barat sudah terbentuk pada tanggal 10 Juli 2020 dalam musyawarah yang dihadiri oleh guru honorer tiap kecamatan, hasilnya terpilih secara aklamasi Adi Saputra Hasibuan, S. H.I sebagai ketua GTKHNK 35+ Tanjab Barat.  

Saat ini telah terbentuk kepengurusan GTKHNK 35+ di 8 Kabupaten/Kota yang ada di provinsi Jambi diantaranya: Tanjab Barat, Kota Jambi, Muaro Jambi, Batanghari, Bungo, Tebo, Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Sedangkan untuk 3 Kabupaten masih dalam proses yaitu Tanjung Jabung Timur, Merangin dan Sarolangun. Untuk GTKHNK 35+ Tanjung Jabung Barat sudah melakukan pendataan Guru usia diatas 35 tahun secara online dari tanggal 8 sd 25 Juli 2020. Database tersebut nantinya akan dikirim kepada Presiden RI secara kolektif se-provinsi Jambi dengan disertai surat dukungan/rekomendasi dari Kepala Daerah masing-masing.

Selain meminta surat dukungan untuk Guru Honorer Non Kategori Usia 35 tahun, FHT juga menyampaikan aspirasi dari seluruh tenaga honorer Tanjab Barat sesuai dengan Hasil Musyawarah Besar (MUBES) Forum Honorer Tanjung Jabung Barat pada tanggal 21 Januari 2019 bertempat di Gedung Pola Kantor Bupati.

Menyikapi aspirasi yang disampaikan FHT dan GTKHNK35+ Bupati Tanjab Barat Dr.Ir.H.Safrial,MS memberikan apresiasi setinggi-tingginya, “Kita akui peran dan tugas tenaga honorer, baik guru, tenaga teknis dan kesehatan ditengah masa Pademi sekarang sangatlah berat, mulai dari tenaga guru yang harus mengajar melalui online (daring) ditengah keterbatasan sinyal internet dan fasilitas pendukung yang kurang memadai, sedangkan tenaga teknis & kesehatan saling bekerjasama membantu pemeritah dalam hal menegakan protokoler kesehatan diera new normal saat ini, jadi ini adalah harapan dan impian mereka semua bagaimana pemerintah pusat bisa lebih memperhatikan nasib dan masa depan tenaga honorer”.

Usia dialog Bupati memberikan 2 lembar surat dukungan yang ditujukan kepada Presiden RI, pertama untuk Guru Honorer Non Kategori Usia 35 tahun yang isinya mendukung hasil RAKORNAS GTKHNK35+ di Jakarta pada tanggal 20 Februari 2020, kedua surat dukungan untuk honorer tenaga teknis dan kesehatan yang isinya sebagai berikut :
1. Agar Pemerintah Pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan KemenPAN-RB melakukan pendataan kembali Tenaga Honorer Non Kategori yang masih aktif dan sudah lama mengabdi minimal masa kerja 5 tahun untuk masuk dalam Database.

2. Agar Pemerintah Pusat dapat melaksanakan kembali rekrutmen PPPK tahap kedua dengan mengakomodir formasi untuk tenaga teknis.

“Alhamdulillah, terima kasih tak terhingga kami ucapkan atas kepedulian dan perhatian Bapak Bupati dengan nasib dan masa depan honorer Tanjab Barat, surat ini sangat berharga sekali bagi kami, akan kami teruskan kepada Bapak Presiden RI , Ketua DPR dan DPD RI dan Menteri/Badan terkait, kita juga akan melakukan pencocokan database guru honorer yang sudah kita himpun secara online dengan database yang dimiliki BKPSDM dan Dikbud Tanjab Barat serta dilanjutkan pula dengan mendata Honorer khusus Tenaga Teknis (TKK/TKS) dan Tenaga Kesehatan (PTT/Perawat/Bidan) Non K2 Kab. Tanjab Barat” ungkap ketua FHT Hendra Novariadi, S.Kom.

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update