WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Hampir Dua Periode, Pemerintahan Wako AJB Dianggap Gagal

Monday, August 10, 2020 | August 10, 2020 WIB Last Updated 2020-08-10T10:27:35Z

PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Kinerja Pemerintah Kota (Pemko) Sungai Penuh di bawah kepemimpinan Wali Kota Asyafri Jaya Bakri (AJB) masih dianggap gagal. Hal ini ditemukan sejumlah pedagang eks korban kebakaran di Desa pasar Baru pada (24/1/2020) tahu lalu, Pemkot belum menemukan solusi untuk dijadikan tempat yang layak.

"Ya, dibawah kepemimpinan Wako AJB yang hampir 2 (Dua) tahun memimpin kota dianggap Gagal. Hingga saat ini sejumlah pedagang eks korban kebakaran Desa Pasar Baru (24/1/2018) tahun lalu belum mendapatkan tempat yang layak" ujar Ridwan (54) warga Kota Sungai Penuh, ketika dikobfirmasi Portalbuana, (Sabtu 6/8/2020)

Lanjut Ridwan, AJB juga gagal dalam penerbitan lalu lintas. Menurutnya, masih terlihat mobil terparkir bebas ditengah kota. Dan juga angka pengangguran di Kota Sungai Penuh semakin tinggi sejak kepemimpinannya. katanya.

"Mestinya Lalu lintas tertib ditengah kota tidak semrawut seperti saat ini, dikota lain mana ada mobil yang bebas terparkir, apalagi mobil prah pun melakukan bongkar muat tidak akan berani selain dari jam yang sudah ditertibkan" 

Hal senada juga disampaikan Zaini (58) warga Kota Sungai Penuh yang berdomisili di Kota Jambi, kepada Portalbuana menyebutkan, Pembangunan infrastruktur dibawah kepemipinan AJB dinilai gagal. 

"Pembangunan prasarana fisik yang dijalankan pemerintahan AJB mengabaikan pembangunan sumber daya manusia (SDM), yang memyebabkan kualitas (Mutu) bangunan mengalami cepat ambruk"

Hal ini disebakan, dalam menentukan pemenang Tender diduga banyak dari kalangan Tim Sukses (Timses) dan dari kalangan Istana. 

"Dalam menetukan pemenang tender di kota sungai penuh hampir seluruh paket proyek yang diduga banyak dimenangkan oleh kalangan Timses dan Istana" umgkap Zaini dengan nada kesal" (TIM)

No comments:

Post a Comment