-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Hari Ini, Bareskrim Periksa Jaksa Pinanki

Thursday, August 27, 2020 | August 27, 2020 WIB Last Updated 2020-08-27T05:56:49Z

PORTALBUAN.COM - JAKARTA. Setelah Djoko Tjandra, kali ini giliran Jaksa Pinangki Sirna Malasari, akan dicecar penyidik Bareskrim Polri.

Rencananya, pemeriksaan terhadap tersangka dalam kasus suap penghapusan red notice terhadap Djoko Tjandra itu dilakuan hari ini, Kamis (27/8).

Demikian disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2020).

Akan tetapi, pemeriksaan terhadap jaksa yang merupakan istri seorang perwira menengah Polri itu tidak dilakukan di Bareskrim.

“Kamis besok (hari ini, red) pemeriksaan Jaksa Pinangki di Kejaksaan Agung pada pukul 10.00 WIB,” kata Argo.

Sementara itu, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, sebelum pemeriksaan itu dilakukan, Bareskrim Polri telah meminta izin melakukan pemeriksaan Jaksa Pinangki kepada Jaksa Agung Sanitar Burhanuddin.

“Kabareskrim (Komjen Listyo Sigit Prabowo) melalui Direktur Tipikor Bareskrim Polri telah bersurat ke Kepala Kejaksaan Agung bahwasanya meminta izin untuk melakukan pemeriksaan terhadap PSM,” ungkap Awi.

Awi menuturkan, penyidik masih terus mengembangkan penyidikan guna mendalami pihak-pihak yang diduga menerima aliran dana selain Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigjen Prasetijo Utomo.

“Pemeriksaan PSM ini sifatnya meminta keterangan sebagai klarifikasi terkait dengan informasi yang diterima penyidik,” tambah Awi.

Penyidik nantinya bakal memastikan kembali kepada Jaksa Pinangki terkait informasi data yang diperoleh dalam penyelidikan dugaan aliran dana dari Djoko Tjandra.

“Klarifikasi ini semacam interview, mencari kesesuaian terkait dengan data-data yang diterima oleh penyidik, dipastikan kembali kepada yang bersangkutan,” terangnya.

“Cuma skalanya masih penyelidikan, belum penyidikan,” urai dia.

Untuk diketahui, Bareskrim Polri sebelumnya sudah memeriksa Djoko Tjandra terkait kasus dugaan suap pencabutan red notice pada Senin (24/8) kemarin.

Dalam pemeriksaan itu, Djoko dicecar 55 pertanyaan.

Di antaranya terkait suap atau pemberian uang yang dilakukan kepada Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte.

Disebutkan bahwa Djoko mengakui sudah memberikan suap kepada dua jenderal Polri itu.

Selanjutnya, pada Selasa (25/8), Tommy Sumardi, Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte diperiksa dalam kasus yang sama.

Untuk diketahui, dalam kasus suap ini, Bareskrim telah menetapkan empat orang tersangka.

Untuk pemberi suap adalah Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi. Sedangkan Brigjen Prasetijo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte adalah penerima suap. (Dede)

Sumber: www.pojoksatu.id

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251