-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Oknum Dewan Diduga Main Proyek !!! AMPI Gelar Aksi Demo Ke Kantor DPRD Kerinci

Wednesday, August 05, 2020 | August 05, 2020 WIB Last Updated 2020-08-05T13:26:02Z

PORTALBUANA.COM - KERINCI. Terkait dugaan keterlibatan anggota DPRD kabupaten Kerinci ikut dalam bermain proyek yang telah melanggar UU Nomor 27 Tahun 2009 yang mengatur MPR, DPR, DPD dan DPRD, melarang dewan main proyek, Aliansi Merah Putih Indonesia ( AMPI) menggelar aksi unjuk rasa ke kantor DPRD kabupaten kerinci Rabu 05/08/2020.

Adanya keterlibatan oknum anggota dewan Dalam bermain proyek Aliansi Merah Putih Indonesia ( AMPI)  menggelar aksi unjuk rasa kekantor DPRD kabupaten kerinci Rabu 05/08/2020. Aksi unjuk rasa ini merupakan lanjutan aksi sebelumnya digelar dikantor bupati beberapa waktu lalu tentang kecurangan Kepala UKPBJ dalam pelelangan paket tender proyek yang diduga adanya tekanan pihak anggota dewan untuk bisa ikut mendapatkan proyek. 

Indra wirawan selaku ketua Aliansi Merah Putih Indonesia ( AMPI ) saat di konfirmasi  menuturkan. " aksi unjuk rasa yang kami lakukan dari aliansi Merah putih indonesia ke kantor DPRD kabupaten kerinci. Terkait adanya dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD ikut serta dalam bermain proyek.

Adapun dalam aksi yang kami gelar oknum anggota dewan yang terlihat dalam bermain proyek diduga menyalah gunakan wewenang sebagai anggota DPRD kabupaten kerinci juga telah melanggar UU no 27 Tahun 2009 tentang DPD, DPR, DPRD. 

Adapun Keterlibatan oknum dewan dalam pengaturan proses lelang tender di UKPBJ kabupaten Kerinci tahun 2020 oleh oknum anggota DPRD. Yakni AW. YH. ED. dan oknum dewan lainnya Hal ini adanya indikasi KKN. 

Dugaan keterlibatan oknum anggota DPRD kabupaten Kerinci yang ikut bermain proyek kami menuntut kepada dewan kehormatan DPRD untuk mencopot oknum anggota dewan tersebut karena sudah membuat jelek nama DPRD dimata masyarakat yang telah memilihnya sehingga bisa duduk dikursi dewan. Lupa akan janji janji di saat pemilihan legislatif. Ungkap indra

Selanjutnya indra menambahkan. " kami terus menyuarakan dan mengusut sampai tuntas. Bilamana tidak ada tanggapan sama sekali aksi akan tetap kami gelar sekaligus kami laporkan ke kejaksaan negeri. 

Aksi unjuk rasa yang kami gelar ini tidak cukup berhenti di kantor DPRD kabupaten kerinci. Aksi unjuk rasa akan kami lanjutkan nantinya kekantor kejaksaan negeri sungai penuh sekaligus menyerahkan laporan atas dugaan pelanggaran yang dilakukan kepala dinas UKPBJ" ke kejaksaan negeri sungai penuh. Pungkas indra wirawan. ( fc) 

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251