-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Parah!!! Pjs Kades Koto Tebat Diduga Pungut Biaya Ke Warga Penerima BLT

Wednesday, August 12, 2020 | August 12, 2020 WIB Last Updated 2020-08-12T15:59:36Z

PORTALBUANA.COM - KERINCI. Penyaluran BLT ke masyarakat yang terdampak virus covid - 19 sebesar 600.000 yang seharusnya tidak ada pungutan ke masyarakat yang telah menerima BLT tersebut. Namun lain halnya desa koto tebat kecamatan air hangat Timur kabupaten Kerinci Diduga melakukan pungutan dana BLT dari warga yang telah menerima sebesar 20.000 rupiah dilakukan pjs kades koto tebat. Adapun penerima BLT desa koto tebat tersebut sabanyak 100 KK. 

Sebelumnya Pjs Kades koto tebat Lismaneli Dari media ini  telah memberitakan terkait dugaan penerima BLT sengaja di hilangkan kades. Namun dalam hal ini bukan membuat jera malahan kembali pjs kades diduga melakukan pungutan biaya kewarga yang menerima BLT 

Salah seorang warga saat di konfirmasi salah seorang aliansi Merah putih indonesia mengatakan." dalam penerimaan BLT kami di pungut biaya sebesar 20.000 Rupiah saat kami diberikan kartu pengambilan BLT. Kartu tersebut diantar kerumah oleh perangkat desa dan meminta kami uang 20.000 tanpa ada kejelesan kegunaan uang yang diminta tersebut 

Pungutan biaya yang dilakukan ini bukan hanya satu kali penyaluran BLT. Namun setiap akan disalurkan kami dipungut uang 20.000 selama tiga tahap penyaluran BLT ini. Jika kami tidak mau memberikan uang tersebut kartu tanda penerima BLT mereka tidak mau berikan. ungkap warga.

Di tempat terpisah salah seorang anggota aliansi Merah putih Gusfarman Direktur LSM Fakta mengatakan. Terkait pungutan biaya ke masyarakat yang menerima BLT dilakukan perangkat desa jelas ini pungli. Ini semua tidak terlepas dari pjs kades sendiri bisa jadi adanya suruhan untuk melakukan pemotongan ini. Ungkap Gusparman

Selanjutnya Gusfarman mengatakan. " jikalau memang benar apa yang disampaikan warga kami dari Aliansi Merah putih indonesia tidak akan tinggal diam dan tidak membiarkan dugaan pungli yang dilakukan ini. Kami akan seret ke ranah hukum pihak yang telah melakukan pemotongan ini. Pungkas Gusfarman. 

Saat awak portal buana mencoba konfirmasi ke pjs kades koto tebat lismaneli melalui telpon celular namun yang bersangkutan tidak menjawab begitu juga di hubungi melalui WA pjs kades tidak membalas. ( fc) 

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251