-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Proyek Embung BPBD Tahun 2018 Kuat Dugaan Jadi Ladang Korupsi

Wednesday, August 12, 2020 | August 12, 2020 WIB Last Updated 2020-08-12T11:29:28Z

PORTALBUANA.COM - TANJAB BARAT. Kuat dugaan proyek pembangunan  Embung atau tempat penampung air yang dibangun pada 2018 silam yang mengunakan dana Hibah dinas kehutanan pusat yang masuk dalam Angaran kegiatan BPBD Tanjabbarat jadi ladang korupsi.

Timbul dugaan terjadinya korupsi dalam pekerjaan ini terpantau 2 dari 3 titik lokasi yang di bangun volume pekerjaan Embung tidak sama,seperti pembangunan Embung dilokasi Desa Karya Maju jika dibandingkan sama pembangunan Embung di Desa Bram Itam Raya,Kecamtan Bram Itam sangat jauh berbeda sementara anggarannya sama, masing-masing lokasi telan dana Rp.270 juta dari total anggaran Rp 900 juta. selain itu di perkuat lagi dari pengakuan Kabid  kesiap siagaan dan Sarpras BPBD Tanjab Barta Asmuni,yang mana katanya 1dari 3 titik proyek  Embung tersebut,awalnya sudah bermasalah.

Dijelaskannya Asmuni,pembangunan Embung yang sebelumnya  bermasalah itu berada di Desa Bram Itam Raya,Kecamatan Bram itam. Permasalahannya akibat kekurangan volume pada penimbunan tanah yang dikerjakan tidak sesuai,ada tiga kali  timbunan tersebut dikerjakan berulang ulang oleh rekanan yang kita  perintahkan untuk menambah tanahnya.

"pertama kita cek timbunannya tidak sesuai dan kita mintak rekanan menambah,akhirnya rekanan menambahnya. lalu kita cek kembali,ternyata  masih juga  tidak sesuai dan  kembali kita tegaskan  rekanan untuk menambahnya lagi.selanjutnya setelah kita cek kembali  baru sesuai penimbunan dikerjakan,setelah proyek kita anggap selesai baru pihak kejaksaan,inspektorat dan berapa oknum wartawan pada saat itu ikut turun cek lokasi Embung ini,"beber Asmuni.

Ditanyai apa hasil dari peninjauan pihak kejaksaan dan inspektorat serta berapa oknun wartawan yang turun saat itu,katanya proyek tersebut di anggap selesai."tutupnya.

Anehnya pernyataan Asmuni yang menyebutkan kejaksaan sudah turun tinjau proyek tersebut,dibantah langsung oleh kasi pidsus kejaksaan Negeri Tanjabbar.yang mana dikatakan kasi pidsus kita belum turun cek lokasi proyek tersebut,ada rencana mau turun tapi belum sempat. "Belum ada kita turun."ujar kasi pidsus.

Terkait proyek Embung  dalam sepekan ini gencar jadi sorotan Awak media yang tergabung dalam Aliansi Wartawan Indonesia(AWI) DPC Tanjab Barat ini  tenyata  mendapat tanggapan dari sejumlah pihak,berbagai presepsipun muncul berkomentar terkait mencuatnya kepermukaan proyek Embung 2018 yang dikerjakan kontraktor bernama Saidi ini.

Seperti dikatakan salah seorang warga yang enggan namanya disebutkan.mengatakan,seharusnya proyek pembangunan Embung ini benar-benar serius di periksa.karena sudah jelas ada unsur dugaan korupsi.

"buktinya masak ia sampai tiga kali berulang-ulang dikerjakan oleh rekanan dalam pekerjaan penimbunan ini jelas ada unsur sengaja,rasanya hal mustahil rekanan tidak tau spek yang seharusnya dikerjakan.mereka bekerja tentunya di bekalkan  punya dasar spek atau RABnya dan lagian ada jasa kosultan yang dibayar untuk melakukan pengawasan,"ucap sumber yang engan namanya di sebutkan.

Menanggapi permasalahan embung yang telah dibangun dan dianggap mubazir, Zulfikri selaku kepala dinas BPBD kabupaten Tanjung Jabung Barat      tidak mengetahui akar permasalahannya, pasalnya pada tahun 2018 sang kepala dinas BPBD bukan lah dirinya.

"Kegiatan itu tahun 2018, saya saat itu masih di dinas tenaga kerja" ujar Zulfikri, saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp pribadinya. Rabu (12/2020)

Disinggung apakah pihak BPBD dibawah kepemimpinan nya saat ini akan menyelesaikan isu - isu yang terkesan mencoreng instansi yang dipimpinnya, kepala dinas BPBD tidak bisa memberikan statement dalam hal tersebut. "Jadi tidak banyak info yang bisa diberikan" tutup nya.(a.fidal)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251