WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

GALLERY FOTO


Proyek Jalan Setapak Beton Menuju TPU Desa Sungai Paur Tanpa Plang Merek Dan di Ragukan Kwalitasnya

Friday, August 07, 2020 | August 07, 2020 WIB Last Updated 2020-08-07T02:57:04Z

PORTALBUANA.COM - TANJAB BARAT. Pembangunan Jalan setapak Beton menuju pemakaman umum(TPU) di Desa Sungai Paur,Kecamatan Renah Mendalo mulai jadi perhatian oleh warga.pasalnya lokasi proyek yang dikerjakan tanahnya  tidak diratakan terlebih dahulu,tanah yang berlombang hanya di tutupi pakai potongan kayu bekas bukan di timbunan mengunakan tanah kuning.

Melihat cara kerja tersebut,salah seorang warga merasa ada keganjilan dalam pekerjaan itu.

"benar tidak teknisnya pekerjaanya seperti ini .bukan kita menuding pekerjaan tersebut dikerjakan menyimpang dari bestek,hanya saja kita meragukan hasil  kwalitas pekerjaan ini.mampu tidak bertahan sampai bertahun,kwatir belum berapa lama dibangun sudah rusak.karena awal pekerjaanya saja seperti ini kita lihat,"ucapnya.

Tidak hanya ternis pekerjaan fisikny kita temui dilapangan yang merasa ganjil,papan plank proyek yang hanya nilainya tidak seberapa tidak ada juga kita temui terpasang di sekitar lokasi pekerjaan.sementara jelas dalam aturan Undang – Undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang Perubahan Kedua atas Perpres nomor 54 tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.Proyek tanpa plang nama,telah melanggar Peraturan Presiden dan Undang – Undang,” tandasnya.

Lanjut paparnya,memang sekilas papan plank proyek tidak beharga hingga dianggap serampangan sementara dalam aturan Undang-Undang jelas papan plank proyek wajib dipasang,ketika awal mulai pekerjaan akan dilaksanakan tujuanya agar pelaksanaan setiap proyek yang menggunakan uang Negara  dapat berjalan dengan transparan dan bisa diawasi seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya temuan dilapangan ini,bemuaranya diduga akibat lemahnya dan tidak tegas serta efesiennya jasa  dari kosultan pengawas dan pengawas teknis lapangan dari dinas terkait.

patut dipertanyakan kinerja konsultan pengawas serta pengawas teknis lapangan  ini.mereka dibayar untuk mengawasi pelaksanaan proyek sehingga pelaksanaan proyek dapat berjalan dengan baik dan dapat selesai dengan cepat.

"sudah jelas apa itu fungsi dan kewengan jasa Konsultan pengawas,mereka dibayar untuk  memastikan kwalitas proyek konstruski tersebut,agar pekerjaan yang dilaksnakan tidak lari atau menyimpang dari perencanaan."tutupnya.

Akibat tidak adanya papan Plank proyek di lokasi hingga sulit untuk dikonfirmasika siapa jasa kosultannya,hingga berita ini diterbidkan kosultan pengawas belum berasil di konfirmasikan.(a.fidal)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update