-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Dua Tahun PDAM Tirta Khayangan Berpisah, Ujang: Pelayanan Masih Dikeluhkan Konsumen.

Tuesday, September 29, 2020 | September 29, 2020 WIB Last Updated 2020-09-29T06:58:52Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Dua tahun lebih Direktur PDAM Tirta Khayangan dijabat oleh Hamdani, SE. Hingga sekarang masalah pelayanan konsumen diduga belum dapat diatasi. Bahkan, keluhan pelanggan seakan tak digubris baik oleh karyawan dilapangan maupun yang berada dikantor


Keluhan konsumen mulai dari tidak sempurnanya pasokan air bersih yang diperoleh oleh konsumen, bahkan sampai satu hari air PDAM tidak berfungsi dan juga tiap bulannya para pelanggan membayar rekening selalu mengalami kenaikan. Mirisnya lagi, pembayaran rekening tidak bisa terlambat dalam pembayaran (3 bulan red), kalau terlambat Amper konsumen akan dicabut. Padahal pelayanan PDAM Tirta khayangan saat ini, sangat jauh berbeda disaat masih bergabung dengan PDAM Tirta Sakti dulu.


Berdasarkan informasi, berdirinya PDAM Tirta khayangan setelah adanya penyerahan aset dari kabupaten kerinci ke kota sungai penuh, Jum’at, 9 Februari 2018 bertempat dikantor BPKP Provinsi Jambi. Dan Minggu 25 September 2018 Wako AJB resmi melantik Direktur PDAM Tirta khayangan Hamdani,SE.  


Diketahui bahwa, pengangkatan Hamdani, SE sebagai Direktur PDAM Tirta khayangan oleh Wako AJB sempat mendapat penolakan dari anggota DPRD periode 2014-2019. Dalam pengakatan Hamdani diduga sayarat dengan Nepotisme. Hamdani dan Wako AJB merupakan sama-sama berasal dari tanah kampung.


"Hampir dua tahun Hamdani, menjabat Direktur pdam tirta khayangan. Hingga sekarang Selasa 29 September 2020. PDAM Tirta khayangan, belum mengalami perubahan, keluhan sejumlah konsumen masih terdengar" ujar Ujang (48) salah satu warga kota sungai penuh, ketika dikonfirmasi Portalbuana, Senin (28/9/2020).


Dikatakannya lagi, seharusnya PDAM Tirta khayangan setelah berpisah dari PDAM induk (PDAM Tirta Sakti red) lebih baik lagi dari PDAM induk. Meskipun tidak sama, setidaknya para pelanggan tidak ada lagi mengeluh masalah air. Setelah berpisah dari PDAM induk, pelayanan PDAM Tirta khayangan sangat jauh berbeda, "Sangat jauh berbeda sekali aset pdam diserahkan oleh pemkab kerinci ke kota sungai penuh. Playanan pdam tirta khayangan dikeluhkan konsumen, bahkan keluhan konsumen hampir tiap bulan" katanya


"Iya, wajar saja pelayanan pdam tirta khayangan dikeluhkan oleh pelanggan, penunjukan direkturnya aja, bukan berasal dari orang yang ahli melainkan syarat dengan nuansa nepotisme" Tito Ujang. (Dede)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251