WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Galian Pondasi Diduga Tidak Sesuai Standar, Ikshan: Ini Proyek BPBD Kota Sungai Penuh.

Wednesday, September 23, 2020 | September 23, 2020 WIB Last Updated 2020-09-23T11:00:01Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Proyek siluman ditemukan di Kota Sungai Penuh, proyek yang berlokasi di aliran Sungai Batang Merao tepatnya dibelakang kantor DPRD Kabupaten Kerinci. Dalam pengalian pondasi diduga tidak sesuai standar.


Menurut informasi, proyek tersebut milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sungai Penuh Jambi. Dalam pelaksanaannya dikerjakan oleh salah satu kontraktor.


Joni (41) warga setempat, ketika dikonfirmasi Portalbuana Senin (23/9) mengatakan, dalam pelaksanaannya kami (warga) tidak mengetahui, anggaran pekerjaan proyek tersebut dari mana, kata Joni.


"Semenjak awal pekerjaan kami (warga) tidak pernah melihat papan mereknya"


Sementara itu, Ikshan Daraqtoni ketua LSM Jamstich dan juga salah satu aktivis penggiat anti korupsi di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci, ketika diminta tanggapannya menyebutkan, proyek milik BPBD kota sungai penuh kita di aliran sungai Batang Merao, tepatnya di belakang kantor DPRD Kabupaten Kerinci dalam penggalian pondasi tidak sesuai dengar standar.


"Ya sangat kita sayangkan pelaksana proyek BPBD kota sungai penuh dalam menggali pondasi kontraktor pelaksana menggali manual, seharusnya memakai alat berat" sebut Ikshan.


Selain itu, Ikshan juga menambahkan, harusnya dalam pelaksanaan proyek, kontraktor pelaksana wajib menempelkan papan informasi, agar masyarakat mengetahui berapa anggaran yang digunakan dan bersumber dari anggaran proyek tersebut, tambahnya. 


Untuk itu, diharapkan kepada dinas terkait untuk segera mengecek ke lokasi proyek agar kualitas pekerjaannya bisa bertahan lama dan masyarakat bisa menikmatinya, harapnya.


Pantauan Portalbuana dilapangan, Rabu (23/9/2020) tidak ditemukan adanya papan informasi yang mestinya harus dipasang, agar dalam pelaksanaannya tidak ada yang ditutupi. Dan juga pengawas dari pihak kontraktor dan dinas terkait tidak ditemukan dilokasi pekerjaan. (Dede)

No comments:

Post a Comment