WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Masyarakat Minta: HKI Harus Serius Menyikapi Permasalahan Yang Ada Di Masyarakat.

Friday, September 18, 2020 | September 18, 2020 WIB Last Updated 2020-09-18T15:55:38Z

PORTALBUANA.COM-,BATHIN SOLAPAN -.Menyikapi Pemberitaan yang disampaikan terkait sudah adanya pembayan yang dilakukan oleh pihak HKI sudah ada 80 persen yang disampaikan oleh perwakilan perusahaan Hki bapak Adrianto kesalah satu media yang mengatakan" Dari total dua puluh dua bangunan rumah yang terdampak, kita sudah selesaikan dua belasnya dan telah diterima masyarakat terdampak. 

Dan jelasnya lagi "Sisanya masih dalam proses penghitungan dan selambatnya diakhir bulan ini, seluruhnya selesai kita bayarkan," menyikapi isi penyampaian tersebut mendapat kritikan dari salah seorang warga yang posisi rumahnya dekat dengan pintu keluar masuk tol bernama bapak Dendi yang rumahnya sampai saat ini tidak ada kejelasan prosesnya menyampaikan kepada awak media Jum'at malam (17/09), 

Beliau menyatakan" Kalau yang dilakukan pembayaran oleh pihak HKI tersebut adalah waktu pemasangan tiang pancang memang iya, itupun waktu dibulan puasa, yang kami ini bangunan yang retak retak ini pada saat pihak HKI melakukan proses pengerjaan gerbang pintu keluar masuk jalan tol, jelasnya kepada awak media. 

Tegasnya lagi " Warga terus akan mendesak pihak Pengembangan jalan tol pekanbaru dumai wilayah kecamatan Bathin Solapan untuk secepatnya mengganti rugi rumah warga yang retak retak karna dampak pengerjaan jalan tol tersebut yang di karenakan getaran mesin pemadat tanah (Compek) , yang sampai saat ini masih tidak adanya kejelasan dan juga kepastian dari Pihak Tol itu sendiri.

Jelasnya lagi " kalau bapak Adrianto mengatakan sudah ada pembayaran sampai 80 persen itu rumah warga yang terkena waktu pasangan tiang pancang, itupun belum semua yang sudah di ganti rugi, yang kami dari warga yang terkena dampak proses kerja di depan (gerbang tol) sampai saat ini belum di selesaikan. 

Kami sebagai warga masyarakat yang kena dampak proses pengerjaan penimbunan lantai dasar ruas jalan tol, tolong kepada pihak HKI dengan serius menyelesaikan permasalahan rumah kami kami, jangan di undur undur" pungkasnya kepada awak media.(sht)

No comments:

Post a Comment