-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Pecat Staf Desa, Kades Kubang Agung Kangkangkagi Permendagri No 83 Tahun 2015.

Wednesday, September 02, 2020 | September 02, 2020 WIB Last Updated 2020-09-02T07:35:12Z

PORTALBUANA.COM - KERINCI. Kurangnya pemahaman permendagri no 83 tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa dari kades  kubang agug kecamatan depati kabupaten Kerinci syaiful rahman Ama, Pd sehingga dengan semena mena memberhentikan perangkat desa secara sepihak tanpa melalui prosodur. 

Di dalam permendagri no 83 tahun 2015 Tentang Pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Pasal 5 menyebutkan

(1)Kepala Desa memberhentikan Perangkat Desa setelah berkonsultasi dengan Camat.

(2)Perangkat Desa berhenti karena:
a.meninggal dunia;
b.permintaan sendiri; dan
c.diberhentikan.

(3)Perangkat Desa diberhentikan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c karena:
a.usia telah genap 60 (enam puluh) tahun;
b.dinyatakan sebagai terpidana berdasarkan keputusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap;
c.berhalangan tetap;
d.tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai perangkat desa; dan
e.melanggar larangan sebagai Perangkat Desa.

(4)Pemberhentian Perangkat Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a, dan huruf b, ditetapkan dengan keputusan Kepala Desa dan disampaikan kepada Camat atau sebutan lain paling lambat 14 (empat belas) hari setelah ditetapkan.

(5)Pemberhentian Perangkat Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c wajib dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Camat atau sebutan lain.
(6)Rekomendasi tertulis Camat atau sebutan lain sebagaimana dimaksud pada ayat (4) didasarkan pada persyaratan pemberhentian Perangkat Desa.

Namun hal ini tidak diindahkan oleh kades kubang agung tanpa ada sebab juga tidak ada persetujuan dari camat telah memberhentikan 3 orang perangkat desa tanpa ada alasan yang jelas.

Awak media ini telah mengkonfirmasi ke camat depati tujuh Awang Syujadi. dalam hal ini camat mengatakan saya sendiri telah menghubungi kades untuk menghadap namun kades tidak bersedia menemui dan menghadap saya terkait pemecatan perangkat desa kubang agung. Ucap camat. 

Awak media ini juga telah mendatangi kades kubang agung untuk konfirmasi permasahan pemecatan 3 orang perangkat desa namun yang bersangkutan tidak ada di kantor.

Terkait pemecatan perangkat desa iwan efendi sekjen DPD ormas Bidik provinsi Jambi angkat bicara. Pemberhentian perangkat desa dikabupaten kerinci  sepertinya kades kades tidak memahami aturan atau sengaja mengangkangi aturan yang berlaku. 

Sebagaimana dalam permendagri no 83 tahun 2015 sudah jelas mengatur pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa. Namun hal  ini terus terjadi dilakukan kades pasca usai dilantik menjadi mejabat sebagai kades oleh bupati beberapa bulan lalu. Ucap iwan. 

Lebih lanjut iwan menambahkan. Adanya pemecatan perangkat desa secara sepihak yang telah menyalahi aturan saya selaku kontrol sosial meminta bupati kerinci melakukan tindakan terhadap kades yang telah semena mena memberhentikan perangkat desa secara sepihak tanpa mengikuti prosodur dan permendagri no 83 tahun 2015. Pungkas iwan.  ( amrizal) 


No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251