WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Aliran Saluran Badan Irigasi D.I Siulak Deras Terabaikan Sudah Menjadi Pulau Kecil

Saturday, October 24, 2020 | October 24, 2020 WIB Last Updated 2020-10-24T06:58:45Z


PORTALBUANA.COM - KERINCI. Sendimentasi, D.I.Siulak Deras jalur Kanan yang berpusat Desa Lubuk nagodang menuju Desa tetanga, bahkan melewati beberapa kecamatan di kabupaten kerinci, seperti Desa koto Lebuh Tinggi,Pelak Gedang,Sungai Lebuh,Sungai Pegeh Bahkan bebrapa Desa lainnya di Kabupaten Kerinci yang Memafaatkan D.I.Aliran dari Irigasi Siulak Deras yang bendunganya bersentral di Desa Lubuk Nagodang ternyata D.I. tersebut tidak terjaga dan terawat,


Padahal ini adalah BWSS Wilayah VI provinsi Jambi telah memberikan Anggaran untuk Dana pemeliharaan tersebut bukan hal yang bisa di anggap sepele apabila tidak segera di angkat Sendimentasi tersebut akan menjadi sebuah tumpukan Pulau kecil di dalam D.I.tersebut yang akan mengakibatkan penyumbatan dan penjebolan dinding D.I tersebut yang akan merugikan Petani apabila hal tersebut terjadi dan membiarkan  D.I tidak di rawat .


Dari pantauan DPD Ormas Bidik dan Awak Media Portal Buana turun kelokasi ternyata di sepanjang Aliran D.I irigasi dari Desa Lubuk Nagodang bukan lagi Sendimentasi yang terjadi atau endapan Lumpur yang tidak pernah di angkat malah sudah lebih parah,tumpukan sudah menjadi pulau di tengah-tengah badan aliran irigasi tersebut,yang sudah di penuhi oleh tumbuhan 


Rumput-Rumput,kemana para penjaga D.I dan kemana Aliran Dana Perawatan D.I. tersebut ini sangat disayangkan Dana Pemerintah tidak tepat sasaran jadinya.


Iwan efendi DPD Ormas Bidik  Provinsi Jambi saat di mintai tanggapan oleh media portal Buana,menyampaikan Nampak nya ini ada unsur kesengajaan dan pembiaraan di kawasan D.I siulak deras,karena Badan Aliran sudah menjadi Pulau sebuah tanda tidak pernah di angkat dan di bersihkan hingga endapan Lumpur  mejadi pulau-pulau kecil di badan D.I tersebut dan di kemanakan Dana Pemeliharann tersebut..?


Apa kerja para petugas di masing-Masing penjaga D.I tersebut kok bisa jadi pulau di dalam nya,kuat dugaan adanya Permainan antara Penjaga di wilayah D.I dengan Dinas PUPR BWSS VI provinsi jambi.


Kita akan telusuri aliran dana pemeliharaan D.I Siulak Deras dan kita akan surati Dinas DPRD provinsi serta Dinas PUPR provinsi untuk mempertnyakan hal tersebut untuk memberikan hak jawab dan hak sangah tentang hal ini,karena ini benar- Benar akan berakibat Fatal pada ekosistim pertanian 


Apbila di biarkan tanpa ada teguran,kapan perlu kita meminta DPRD provinsi untuk turun lansung bersama Dinas PUPR provinsi BWSS VI biar jelas adanya. Dan Surat tersebut juga akan kita kirimkan ke Kementerian PUPR pusat agar segera untuk di tindak lanjuti.

 

Akibat mengendapnya material organik didasar perairan, disebabkan terbawa oleh air atau pun angin, yang semakin lama semakin menumpuk bila tidak dibersihkan akan memenuhi semua Aliran D.I tersebut karena sebagian sudah terjadi.


Kalau tidak segera diangkat, bisa jadi para petani yang mempunyai persawahan dipinggiran irigasi D.I Siulak Deras bisa terancam gagal panen.


Padahal saluran irigasi D.I Siulak Deras ini adalah sumber air petani yang mengairkan persawahan sampai ratusan hektar melalui tasier.


Karena diperkirakan sudah 10 tahun saluran irigasi D.I Siulak Deras sampai Kedesa Tuntung Bungkuk kecamatan siulak bahkan desa di kabupaten kerinci yang bersumberkan Air Dari D.I Siulak Deras tersebut,lebih separo badan D.I sudah menjadi pulau-Pulau kecil. Ujar iwan. 


Lebih lanjut iwan mengatakan Saya meminta kepada PPK balai wilayah sungai sumatera VI Jambi, segera untuk mengangkat sendimen dari saluran irigasi D.I siulak Deras  yang kini sudah menumpuk.Karena masyarakat petani persawahan amat membutuhkan Air yang cukup,


Kalau tidak ditanggapi dengan serius oleh PPK balai wilayah sungai sumatera VI Jambi, kami akan surati Bapak Gubenur lansung serta kementerian PUPR di jakarta,biar kita bisa lihat fakta di lapangan yang sebenarnya." pungkas iwan efendi. ( fc) 

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update