WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

GALLERY FOTO


AZAS Jamin Jangka Waktu Sebulan Pasar Tanjung Bajure Bersih

Monday, October 26, 2020 | October 26, 2020 WIB Last Updated 2020-10-26T13:13:57Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Pasar Induk Tanjung Bajure yang kumuh dan tidak sehat akan mendapat perhatian serius dari pasangan cawako Sungaipenuh Nomor 1 Ahmadi Zubir-Alvia Santoni. Pasar terbesar di Sungaipenuh dan Kerinci yang kondisinya saat ini bak ‘kubangan kerbau’ itu akan bersih dan sehat hanya dalam waktu 100 hari.


Tidak muluk-muluk Ahmadi Zubir menegaskan jika terpilih nanti, dalam jangka waktu 100 Hari program kerjanya, Pasar Tanjung Bajure sudah bersih dan sehat. “Cuma butuh waktu satu bulan, kita akan merasakan kenyamanan berdagang dan berbelanja di Pasar Tanjung Bajure,” kata Ahmadi Zubir didampingi Cawawako Alvia Santoni saat blusukan di Desa Gedang, Kecamatan Sungaipenuh.


Saat ini kondisi Pasar Tanjung Bajure tidak layak sebagai pusat berbelanjan kebutuhan harian. Kumuh, sampah berserakan dan becek. Kondisi ini terjadi, karena pemerintah Kota Sungaipenuh saat ini tidak peduli terhadap nasib para pedagang.


Masyarakat yang berbelanja di sepanjang jalan M Yamin itu juga mengeluh dan enggan berbelanja di Pasar ini. Terlebih saat ini musim hujan, kondisi Pasar Induk Tanjung Bajure seperti kubangan kerbau. “Ya, jika terpilih nanti. Setelah dilantik kita langsung membenahi Pasar Tanjung Bajure,” kata Ahmadi.


Tidak saja Pasar Tanjung Bajure kedepan Kota Sungaipenuh sudah saatnya memiliki Pasar Modern. Wajah sebuah Kota itu harus dilengkapi fasilitas memadai. “Sekarang, kita tertinggal. Jangankan dengan Kabupaten lain di Jambi. Dengan Siulak dan Semurup saja kita sudah tertinggal,” kata Ahmadi.


Pada setiap blusukan di Pasar Sungaipenuh Alvia Santoni menampung kelihan para pedagang. Menurut para pedagang, transaksi jual beli di Pasar Sungaipenuh mulai berkurang, khususnya di Pasar Tanjung Bajure. Kumuhnya pasar dan terkesan tidak sehat, membuat masyarakat memilih belanja di tempat lain.


“Tidak ada cara lain, Kota Sungaipenuh sudah saatnya memiliki Pasar Modern wujud sebuah Kota,” kata Antos.


Blusukan Cwako Nomor Urut Satu di Desa Gedang, Senin (26/10) disambut antusias masyarakat. Saat masuk lorong masyarakat meneriaki yel-yel Nomor Satu Menang. Apalagi saat masuk ke Pasar Tanjung Bajure para pedagang mengangkat telunjuk angka satu. “Kami doakan Ahmadi-Antos menang.,” kata Kusnadi.**

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update