-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Hasil Tes Perangkat Desa Baru Sungai Pegeh Diduga Menyalahi Aturan

Friday, October 02, 2020 | October 02, 2020 WIB Last Updated 2020-10-02T07:55:00Z


PORTALBUANA.COM - KERINCI. Untuk Menduduki Jabatan di perangkat Desa maka perlu di adakan Seleksi Tes agar para perangkat Desa yang memangku jabatan benar benar sesuai dengan aturan pemerintah agar memenuhi standar prosedur pemerintah sebagaimana di atur dalam Permendagri Nomor 67 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa, 


Katagori layak dan tidaknya sesorang menjadi perangkat Desa dalam aturan di jelskan bahwa desa itu diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, tepatnya di Pasal 50 ayat 1 huruf  (a) sampai (d) yang isinya sebagai berikut :

1. Pendidikan Minimal SMA/Sederajat

2. Usia Minimal 20 Tahun dan

  Maksimal 42 Tahun, Dan Berdomisi di Desa tersebut 1 tahun dan terkecuali bagi mereka yang sudah menjadi perangkat desa sebelum Undang-Undang Desa diterbitkan. Maka mereka bisa meneruskan jabatanya sampai batas umur pensiun yang ditetapkan dalam Permendagri 83 Tahun 2015.

Dan UU Desa melarang kepala desa membuat keputusan yang menguntungkan diri sendiri, 


Anggota keluarga, pihak lain, dan/atau golongan tertentu, untuk  menghindari terjadinya KKN,maka sesuai dengan aturan tersebut maka hasil tes perangkat Desa Baru Sungai Pegeh perlu dipertanyakan kelayakan kelulusannya.


Beberapa Sumber menyampaikan kepada Media Portal Buana.com yang memeinta Namanya di rahasiakan,kami  amat kecewa dengan hasil Tes pernagkat Desa Baru Sungai Pegeh, yang di keluarkan pada hari ini 2/10/202/ Jumat, 


Sebanyak 8 orang, langsung di lantik, pada hal 11 peserta yang ikut. Sesuai dengan aturan KIP No 14 tahun 2008 tentang keterbukaan Publik hasil ke 11 peserta harus di tampilkan bukan hanya 8 peserta yang di nyatakan Lulus, perlu di kroscek kembali keabsahan dari 8 perangkat Desa yang di nyatakan Lulus,apakah sudah sesuai dengan aturan yang berlaku, 


Ada Dugaan Yang lulus tes sudah melewati Umur dan tidak Berdomisili di desa Baru sungai Pegeh, sedangkan dalam Aturan di jelaskan,UU Desa melarang kepala desa membuat keputusan yang menguntungkan diri sendiri, anggota keluarga, pihak lain, dan/atau golongan tertentu.


Kami ingin hasil nilai tes tertulis di publikasikan di kantor camat biar semua mengetahui nilai nilainya,dan  kenapa yang lolos malah yang tidak berdomisili dan lewat umur,dimana aturan yang di jalankan


Sedangkan dalam aturan sudah jelas,dan pihak kecamatan di minta untuk segera mempublikasikan hasil tes tertulis biar jelas jangan nilai di tembak tembak saja papar sumber.


Aktivis kerinci dari Ormas Bidik Iwan.E. pun ikut angkat Bicara,kita minta kepada pak camat dan pak sekcam,agar memberika hasil tes tertulis dan untuk menindak lanjuti hal tersebut sesuai dengan temuan kami dilapangan yang mana ada peserta yang lulus lewat umur dan tidak berdomisili, 


Kalau masalah surat domisili sah-Sah saja kan bisa dibuat sama Kades, pada hal aturan jelas, dan secara umum mengetahui tentang keberadaan perangkat Desa tersebut, silakan cek domisili nya lansung, 


Kalau tidak di tindak lanjuti kami akan lanjutkan ke DPRD,Bapak Bupati dan Pemdes agar hasil tes tersebut di publikasikan  kami mintak untuk di adakan tes wawancara ulang biar lebih jelas untuk menghindari asumsi miring dari berbagai kalangan,


Saya selaku lembaga kontrol sosial DPD Bidik Provinsi Jambi akan mengiring hal ini sampai kemanapun juga. saya minta kepada Kades untuk jangan ada pilih kasih bila ingin memajukan Desa,saya bersama Rekan Ormas Bidik yang lain akan laporkan hak ini dan masalah yang lainnya kepihak hukum demi untuk kemajuan Desa Baru sungai Pegeh umumnya di kecamatan siulak, papar Iwan.E.


Lebih lanjut iwan mengatakan Untuk meminta kejelasan tentang kelulusan yang diduga sarat KKN,dan siapa dalang dalam hal ini akan kita cari dan kita akan temui bapak Bupati untuk menyampaikan hal ini 


Apa bisa pemerintahan Desa berjalan dengan Baik sementara perangkat tidak berdomisili di Desa tersebut sementara yang ikut Tes Dari Desa tersebut kan ada, Dan kita akan cari pembenaran tentang hal ini biar tidak ada pandangan negatif dan pengangkatan perangkat Desa sesuai dengan aturan yang berlaku.pungkas iwan. 


Camat Siulak saat di hubungi awak media portal buana lewat telepon celular tidak di angkat. Setelah di SMS baru di balas, hanya menjawab kita cek ijazah dan KTP nya, papar bapak camat,( tim )

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251