-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kapolres Labuhanbatu Prihatin .Dengan 3 personil Polisi Yang Terluka Dalam Unjuk Rasa Berlangsung Anarkis

Friday, October 09, 2020 | October 09, 2020 WIB Last Updated 2020-10-09T15:12:23Z


PORTALBUANA.COM, LABUHANBATU. Tiga personil kepolisian terluka saat berlangsung aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Labuhanbatu, di Jalan Sisinganangaraja, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu, Sumatera Utara, Kamis (8/10/2020).


Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan SIK MH, menyatakan keprihatinannya atas aksi penolakan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja yang berlangsung anarkhis.


“Kita prihatin dengan aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa Labuhanbatu yang berlangsung anarkis yang mngakibatkan tiga personil kepolisian terluka kena lemparan batu,” ucap Deni disela-sela menjenguk tiga anggotanya di Rumah Sakit Karya Bhakti Rantauprapat.

 

Tiga personil Polres Labuhanbatu yang terluka itu, yakni Kasat Intelkam, H Edi Sidauruk SH MH, Kanit 1 Sat Narkoba, Ipda Sarwedi Manurung, Bripda Budi.


Edi Sidauruk mengalami luka di kepala bagian belakang. Sarwedi Manurung mengalami luka menganga dikaki kanan dan lengan kiri tidak bisa digerakkan. Diduga mengalami parah. Sementara Ipda Budi luka robej ditangan janan.


Dari pemantauan, semula aksi unjuk rasa ini berjalan damai. Namun setelah berlalu beberapa lama, aksi berubah menjadi anarkhis. Massa aksi bahkan melemparkan batu ke arah polisi yang mengawal unjukrasa tersebut.

 

Kronoliginya, sekitar pukul 12.00 WIB ratusan mahasiswa yang tadinya duduk berjajar mendengar keterangan dari pimpinan DPRD Labuhanbatu, Abdul Karim Hasibuan beranjak berdiri dan berteriak, “DPR goblok” !


Kejadian ini bermula, ketika para mahasiswa meminta semua pimpinan DPRD Labuhanbatu hadir,  menandatangani petisi penolakan tehadap UU Cipta Kerja, yang telah disahkan DPR RI bersama pemerintah, Senin (5/10) malam.


Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu tersebut mengatakan, hanya dirinya yang hadir dan bersedia menandatangani kesepakatan tersebut.


Mendengar ucapan wakil rakyat yang berasal dari Partai Gerindra itu, para mahasiswa tidak setuju. Calon-calon intelektual masa depan itu langsung berdiri dan berupaya masuk ke halaman gedung DPRD.


Melihat kondisi seperti ini,  dengan spontan puluhan aparat keamanan  dari Polres Labuhanbatu, langsung menghadang massa yang merangsek masuk ke halaman DPRD, yang pagarnya ditutup.


Aksi saling dorong pun tidak terelakkan. Peserta aksi yang didominasi mahasiswa itu berteriak. Mereka memaksakan diri hendak masuk ke halaman.


Ketika suasana kian kacau itu, tiba-tiba puluhan botol air mineral beterbangan mengarah ke petugas. Disertai lemparan batu ukuran kecil. Hingga sekepalan orang dewasa. Entah siapa yang memulai, Polres Labuhanbatu msih melakukan penyelidikan.


Ditengah-tengah kerumunan massa yang kacau itu, sejumlah anggota polisi pun terkena lemparan batu. Termasuk Kasat Intelkam Polres Labuhanbatu, AKP Hairun Edy Sidauruk bersama dua rekannya juga terlihat terluka. (Her)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251