-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kejati Jambi Gagal Tangkap Buronan Korupsi Ibnu Ziady.

Saturday, October 03, 2020 | October 03, 2020 WIB Last Updated 2020-10-03T12:04:08Z


PORTALBUANA.COM - JAMBI. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi hingga saat ini belum bisa menangkap Ibnu Ziady, buronan kasus korupsi Pembangunan Irgasi Sungai Tanduk di Kabupaten Kerinci tahun 2016.


Kasi Penerangan Hukum Kejati Jambi, Lexy Fatharani, Rabu (30/9/2020) dikutip dari kompas.com mengatakan, pada 9 September 2020 lalu, pihaknya mengajukan permohonan Daftar Pencarian Orang (DPO) bagi Ibnu kepada Polda Jambi. Dan pihaknya juga sudah minta bantuan kepada Adhyaksa Monitoring Centre (AMC) dan berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait penangkapan terhadap Ibnu Ziady


Lexy meyakini, bahwa Ziady masih berada di Jambi karena masih menjadi pejabat dan statusnya masih Aparat Sipil Negara (ASN), "Tapi kita juga tetap lakukan pelacakan karena memang rumah dan keluarganya masih tetap di Jambi, tidak berubah. Cuma kita belum tahu dia sembunyinya di mana," tambahnya.


Lexy juga mengatakan, pihaknya mengalami kendala penolakan dari pihak keluarga Ibnu Ziady saat hendak melakukan penangkapan.


"Makanya kalau memang berada di luar langsung kita ciduk. Kalau masih di rumah kita juga mau masuk tidak bisa posisinya. Kita dilarang masuk sebab pelaporannya masuk pekarangan orang tanpa izin," ungkapnya.


Dijelaskannya, tim Kejaksaan Sungai Penuh dan Sarolangun sudah berkunjung rumah Ibnu. Namun tidak membuahkan hasil. "Rumahnya yang besar itu kan di Jambi, maka kita meyakini yang bersangkutan masih di Jambi," jelasnya.


Untuk diketahui, pada 18 September 2019, Ibnu Ziady divonis penjara 1 tahun oleh majelis hakim tindak pidana korupsi Kejaksaan Tinggi Jambi. Pada tingkat kasasi, Ibnu Ziady divonis empat tahun penjara. Lebih lama 3 tahun dari vonis sebelumnya.


Putusan kasasi Mahkamah Agung ini muncul tertanggal 7 Juli 2020 dan diputus oleh Hakim Agung Agus Yunianto dan Leopold Luhut Hutagalung dengan nomor putusan 1444K/Pid.Sus/2020.


Dalam kasus korupsi Pembangunan Irgasi Sungai Tanduk di Kabupaten Kerinci Jambi tahun 2016, peran Ibnu Ziady dalam proyek itu adalah sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Bidang Sumber Daya Air di Dinas PU Provinsi Jambi 2016.



Selain Ibnu Ziady, dalam kasus ini ada Ito Mukhtar selaku direktur PT. Anugerah Bintang Kerinci. Ito Mukhtar divonis 1 tahun 6 bulan penjara dan dibebankan uang pengganti Rp 1,04 miliar. (Dede)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251