-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Ketua Komisi III DPRD Tanjab Barat Sesalkan Anggaran Proyek Jembatan di Seko di Pangkas

Tuesday, October 13, 2020 | October 13, 2020 WIB Last Updated 2020-10-13T10:52:07Z


PORTALBUANA.COM - TANJAB BARAT. Terkait proyek pembangunan 17 Paket Jembatan yang berada di wilayah kecamatan Seberang kota Kabupaten Tanjung Jabung Barat, akhirnya membuat ketua Komisi Tiga beserta anggota komisi tiga angkat bicara.pasalnya,anggaran yang sudah di plot sesuai kontrak sebelum nya tiba-tiba di pertengahan jalan terjadi pemangkasan atau pemotongan oleh pihak eksekutif dengan alasan Covid-19.


Ketua komisi Tiga Hamdani Se,mengatakan sangat menyayangkan anggaran yang sudah di plot pada pekerjaan tersebut kok,dipotong.


Lanjut ketua Komisi Tiga Hamdani dengan nada tegas,kita dari komisi tiga mendorong agar pembangunan oprit 17 paket  jembatan yang tidak selesai  harus di rampungkan tahun ini juga,"tegasnya.


"Sebelumnya memang ada pemangkasan  anggaran berkisar 8% untuk Covid-19. Dan itu kita sangat sesalkan kenapa harus dipotong" Ujar Hamdani, Saat dikonfirmasi awak media. Selasa  (13/10/2020).


Ia menyebutkan,  anggaran proyek jembatan  yang dipangkas oleh pihak eksekutif tersebut,telah  di masukkan kembali di APBD perubahan.


sudah kami masukan kembali anggaran yang di pangkas tersebut,dan sudah di sahkan tinggal lagi di evaluasi oleh gubernur,"kata politisi PDI-Perjuangan ini.


"Saya sebagai ketua Komisi tiga bersama anggota komisi tiga tetap mendorong kegiatan tersebut tetap selesai Tahun ini.kalau tidak selesai tahun ini pekerjaan tersebut sama juga mubazir,"tandasnya.


Ditanyakan soal kelanjutan siapa yang mengerjakan proyek tersebut,apakah tetap kontraktor yang sama atau melalui proses lelang lagi."ungkapnya untuk kelanjutan pembangunan jembatan yang menggunakan APBD - P ini tentunya Pihak Kontraktor harus mengikuti proses  lelang kembali.


"Itu kemarin APBD Murni, sekarang APBD perubahan.tentunya  kontraktor harus mengikuti lelang kembali sesuai prosedur nya."timpalnya. 


Terpisah salah satu rekanan kontraktor yang  minta namanya tidak di sebutkan mengatakan, gimana rekanan mau mengerjakan oprit tersebut,sementara anggaran dipangkas.


"tidak sesuai kontrak awal dengan alasan untuk di alihkan anggaran covid 19."ucapnya singkat,saat di konfirmasikan.(a.f)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251