-->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Miris Sekali " Nasib Nenek Raminzah warga Desa Koto tengah, Kota Sungai Penuh.

Sunday, October 18, 2020 | October 18, 2020 WIB Last Updated 2020-10-18T01:41:17Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Miris sekali yang di alami Nenek Raminzah (61) Warga Desa Koto Tengah Kecamatan Pesisir Bukit Kota Sungai Penuh, yang Pekerjaan sehari harinya sebagai Pemulung untuk Memenuhi Kebutuhan makan, menanggung Beban tiga orang cucu dari anak laki laki yang sedang mengalami sakit (usus buntu) dan tidak bisa kerja berat.


Walaupun sudah menerima bantuan pemerintah yaitu PKH, namun kebutuhan makan yang di tanggungnya tidak mencukupi untuk keperluan selama satu bulan.


Awak media ini dengan Afdika (Dika) Ketua LSM ELANG ketika mendengar dan mendapat informasi dari rekannya, langsung turun ke lapangan serta kroscek langsung (17/10/2020) kekediaman Nenek Raminzah, kalau kita nilai dari kondisinya sudah layak menerima Manfaat yang di programkan Pemerintah, tetapi masih belum mencukupin tanggungan beban/makan dan sekolah anak cucunya.


Nenek janda Tua ini suaminya telah lama meninggal, yang hanya mata pencarian sehari hari sebagai PEMULUNG (pencari barang bekas) yang rata rata hasil yang di dapat setelah di jual berkisaran lebih kurang Rp 30.000,--  Ujarnya ketika di tanya awak media.


Sedih dan tersentuh hati saya untuk membantu setelah mendengar dan melihat kondisi Rumah nenek Raminzah, apalagi kondisi rumah yang berdinding triplek dan belum ada plafon serta tidak layak lagi MCK nya. Terang Afdika yang merasa terharu mendengar keluhan dan cerita nenek Raminzah, namun beliau tetap tegar dan tabah dalam mencari rezeki di pembuangan sampah kota sungai penuh.


Guna menjawab persoalan yang di alami nenek Raminzah, awak media ini dan Afdika langsung  mengkonfirmasi hal tersebut kepada kepala Desa koto tengah kecamatan pesisir bukit di kediamannya.


Saat terpisah,Tansridana kades koto tengah, mengatakan..memang benar tarap ekonomi nenek itu sekeluarga sangat kurang sekali penghasilannya di desa kami.

Walaupun sudah dapat bantuan PKH, namun tidak mencukupin kebutuhan keluarga yang di tanggung, Paparnya.

Sebutnya lagi, untuk kelayakan Rumah Huni, akan saya koordinasikan ke dinas perkim.melalui kabid perumahan dalam minggu ini, mana tau ada Bantuan PSRS (program stimulan rumah swadaya) tahun ini. Yang kita prioritas untuk pembangunan MCK rumah, biar mandi dan buang air tidak menumpang ke mesjid.


Kemudian Afdika yang Pemerhati orang miskin. Menghimbau ke pada masyarakat yang mampu agar sudilah kita membantu sedikt pada nenek Romanzah tsb, 

Setelah berita ini di publish, kepala dinas sosial  kota sungai penuh melalui kabid pemberdayaan dan Fakir miskin belum di konfirmasi terkait temuan ini.


Pewarta : ( Yon )

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update
WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251