WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

GALLERY FOTO


Zainal Sebut Fikar Belum Layak Jadi Walikota Sungai Penuh

Wednesday, October 28, 2020 | October 28, 2020 WIB Last Updated 2020-10-28T13:07:26Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Rahasia ‘dalam’ keluarga Asafri Jaya Bakri (AJB) kini mulai dibongkar. Meski tidak secara transparan, perlahan namun pasti orang-orang kepercayaan Walikota Sungai penuh itu mulai ‘meletupkan’ amunisinya. Bidikannya jelas diarahkan kepada Putra Mahkota AJB, Fikar Azami yang kini Calon Walikota Sungai penuh.


Zainal alias Pak Tiara yang dikenal ‘konco arek’ dekat dengan AJB menyebutkan, Fikar belum layak jadi Walikota Sungai penuh. Alasannya, masih kecil. Ilmu masih dangkal. “Baru 31 tahun,” kata Zainal mantan Bendahara Umum DPC Partai Demokrat Kota Sungai penuh.


Menurut Zainal, dalam setiap kesempatan dengan dirinya, AJB menyangsikan kemampuan Fikar. Apalagi dia melanjutkan kepimpinan Ayahnya menjadi Orang Pertama di Sungai penuh “Bapaknya saja tidak percaya dengan dia (Fikar,red),” kata Zainal dihadapan massa pendukung Cawako Sungai penuh nomor urut satu Ahmadi Zubir-Alvia Santoni (AZAS) di Desa Gedang, Senin (26/10/2020.


Dijelaskan Zainal, dari awal Fikar tidak diunggulkan oleh ayahandanya AJB. Namun, karena tidak adalagi yang bisa dipercaya untuk melanjutkan kepimpinan AJB, serta untuk mengamankan masa depan AJB, terpaksa Fikar dimajukan.


“Sebenarnya dia belum mampu. Masih kecil,” jelas Pak Tiara.


Sementara Syamsul Bahri yang sebelumnya dikenal kaki tangan AJB juga memilih hengkang dari pelukan AJB. Alasannya, sang professor tidak bisa dipegang janjinya. “Janjinya manis, kenyataan pahit yang kami terima,” kata Syamsul Bahri salah seorang kader PPP Kota Sungai penuh.


Bari juga mengaku pada pilwako 2015 dia pasang badan untuk kemenangan AJB. Bahkan, dirinya mengalami ancaman yang cukup berat dari warga dan komunitasnya. “Jangankan dapat sesuatu dalam bentuk materi, untuk dicalonkan menjadi caleg dari Partai pimpinan Fikar saja dia digagalkan,” kata bari (red)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update