WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

10 Tahun AJB Menjabat Dinilai Gagal, Masyarakat Sungai Penuh Gelar Aksi Damai

Wednesday, November 11, 2020 | November 11, 2020 WIB Last Updated 2020-11-11T12:38:17Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Sudah 10 tahun kepemimpinan walikota sungai penuh Mei 2015, Prof. Dr. H. Asafri Jaya Bakri, M.A. (AJB.) yang akan berakhir masa jabatannya  namun selama kepemimpinan AJB masyarakat menilai gagal dalam pembangunan kota sungai penuh. 


Merasa gagal dalam membangun Masyarakat serta kecewa akan ke pemimpinan AJB yang di nilai Raport merah, aliansi masyarakat kota sungai penuh menggelar aksi damai mempertanyakan dan mengevaluasi kinerja walikota sungai penuh. Rabu ( 11/11/2020)


Dalam aksi damai dikantor walikota aliansi masyarakat kota sungai penuh menyuarakan untuk mempertanyakan evaluasi kinerja walikota sungai penuh Mei 2015, Prof. Dr. H. Asafri Jaya Bakri, M.A. Yang dinilai telah gagal menbangun.


Weri selaku korlap  mengatakan. Aksi damai yang kami gelar ini ingin mengevaluasi kinerja pemerintahan kota sungai penuh dalam menangani masalah banjir yg tdak terselesaikan selama kepemimpinan AJB. Penataan pasar sungai penuh yang sembrawut


Masalah sampah yang menjadikan wajah kota sungai penuh sangat buruk.Begitu juga proyek proyek yang diduga penuh dengan ajang korupsi. Seperti pembangunan lapangan KONI juga rumah sakit bakri yang nilainya sangatlah fantatis.


Bukan itu saja kami juga mengevaluasi tdak meningkat nya PAD kota sungai penuh serta adanya dugaan marak nya jual beli jabatan d kota sungai penuh selama pemerintahan AJB


Kami juga mengevaluasi tdak adanya pembinaan terhadap masyrakat dari bidang keagamaan maupun olahraga dan seni. 


Seperti MTQ yang diikuti kota sungai penuh.karena kurangnya pembinaan sungai penuh hanya mendapatkan peringkat terakhir


Untuk dibidang olah raga PSSI kami menilai suatu prestasi yang buruk bagi pemerintah kota sungai penuh dan memalukan bagi masyarakat kota sungai penuh 


Yang lebih memprihatinkan pelayanan PDAM tdak maxsimal tidak memuaskan dalam pelayanan. Ungkap Weri


Lebih lanjut dirinya mengatakan kami sangat kecewa dalam aksi damai yang kami gelar ini walikota tdak berani bertemu dengan aliansi masyrakat. kita sudah menunggu selama 3 jam tapi tdak mau menemui kita , , itu adalah bentuk bukti kalau walikota mengakui kesalahan nya selam 10 tahun ,   


Yang menemui kita asisten 1 pak marsal.kami hanya menyampaikan evaluasi saja karena aspirasi kami tdak mau ditanggapi oleh asisten 1. Kami ingin kan walikota langsung yang menemui mendengarkan aspirasi kami juga evaluasi kinerja walikota selama 10 tahun ini yang sudah gagal. Bukan asisten 1 Pungkas korlap mengakhiri pembicaraan. (fc) 

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update