WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

GALLERY FOTO


Anggaran Pekerjaan Jalan Pasar Tanjung Bajure Terkesan Tertutup.

Wednesday, November 11, 2020 | November 11, 2020 WIB Last Updated 2020-11-11T06:57:58Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Kepala Dinas PUPR Kota Sungai Penuh, Martin Kahpiasa, terkait anggaran untuk pekerjaan jalan pasar tanjung Bajure terkesan tertutup. 


Anehnya lagi, Martin, mengatakan, untuk masalah anggaran bukan urusan pers, itu urusan BPKP dan BPK, kata Martin, dengan nada emosi saat dikonfirmasi Portalbuana diruang kerjanya, Rabu (10/11/2020).


"Masalah anggaran bukan urusan pers, itu urusan BPKP dan BPK. Masalah anggaran mereka mau memandang dari sudut mana itu haknya mereka. Dan jangan iri lah dengan pekerjaan jalan pasar tanjung bajure" sebut Martin, dengan nada angkuh.


Untuk anggaran pekerjaan jalan pasar tanjung bajure, bersumber dari APBD-P kota sungai penuh tahun 2020. Diambil dari dana pemeliharaan rutin bidang Bina Marga (BM) dngan jumlah nilai anggaran sebesar Rp. 200.000.000 (Dua ratus juta rupiah) dan volume pekerjaan 140 meter.


"Anggaran untuk pekerjaan jalan pasar tanjung bajure sudah dibahas di pembahasan APBD-P kota sungai penuh tahun 2020, dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 200.000.000"


Untuk diketahui, hampir dua periode kepemimpinan Wali Kota AJB, jalan pasar tanjung Bajure tak pernah diperhatikan. Dan dalam pelaksanaan pekerjaan jalan pasar tanjung bajure terkesan dipaksakan dan juga penuh dengan muatan politik.


Erwin, warga kota sungai penuh ketika ditemui Portalbuana, Rabu (11/11/2020) mengatakan, "Masyarakat wajib tahu berapa jumlah anggaran yang digunakan untuk pekerjaan jalan pasar tanjung bajure. Itu kan menggunakan APBD. Jadi wajib diumumkan kepada masyarakat melalui LPSE"


"Hingga saat ini, nama pekerjaan dan jumlah nilai anggaran untuk pekerjaan jalan pasar tanjung bajure tidak ditayangkan di LPSE. Ini kan aneh, ada apa dengan pekerjaan jalan pasar tanjung bajure" ungkap Erwin.


Dikatakannya, jalan pasar tanjung bajure selama kepemimpinan AJB tidak pernah dikerjakan. Namun, setelah mendapat kritikan tentang kondisi jalan pasar tanjung bajure seperti kubangan gajah, baru proyek jalan tersebut dikerjakan, ungkapnya.


"Ini kan dalam masa kampanye. Dan takut turun elekbilitas salah satu paslon Cawako yang merupakan anak kandung dari Wako saat ini. Hampir tiap hari kondisi pasar tanjung bajure dikritik oleh masyarakat. Maka jalan pasar tanjung bajure dikerjakan" 


Dan juga diminta kepada pihak penegak hukum untuk menyelidiki nilai anggaran pekerjaan proyek jalan pasar tanjung bajure. Jika adanya indikasi merugikan keuangan negara. Diharapkan untuk segera memproses secara hukum, pintanya. (Dede)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update