WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Bank Sampah GDM Mangkrak, Daerah Rugi Miliaran Rupiah

Friday, November 20, 2020 | November 20, 2020 WIB Last Updated 2020-11-19T17:15:39Z


PORTALBUANA.COM -  BUNGO. Bank Sampah atau Tempat Pengolahan Sampah (TPS) program unggulan H. Mashuri dan H. Safrudin Dwi Apriyanto (Hamas-Apri) di Desa/Dusun mubazir. Proyek ini menelan biaya puluhan miliar rupiah, namun sayangnnya malah mangkrak tak terpakai alias terbengkalai. 


Salah satu contoh yang berada di salah satu Dusun di Kecamatan Tanah Tumbuh, Bank Sampah tak berfungsi sebagaimana mestinya, bak-bak sampah terlihat seperti tidak pernah dipakai sama sekali, bahkan plafon bangunan ada yang terlepas.


"Sejak bank sampah tu di bangun sampai kini ko dido pernah terpakai nian, dido bepungsi (tak berfungsi) samo sekali, mubazir bae," ucap DI salah seorang warga Tanah Tumbuh.


Selain dianggap mubazir dan terhitung menyedot uang daerah yang jumlahnya miliaran rupiah, keberadaan bangunan yang ada juga rawan disalahgunakan untuk kegiatan yang bukan pada tempatnya.


Bahkan ketika awak media kami menelusuri keberadaan bank sampah tersebut, berkat bantuan salah seorang warga dusun yang berkenan menunjukan lokasi keberadaan bank sampah, meskipun awal nya warga tersebut bingung dan kewalahan mencari. "Bangunannya gak ada lagi, petang (kemarin-red) tu ado disiko la, kemanonyo yo," ucap warga dengan wajah bingung.


Ternyata bank sampah tersebut sudah di tutupi oleh semak belukar yang sangat rimbun sekali, hingga tak akan terlihat bangunan bank sampah  jika tidak masuk kedalam semak-semak tersebut.


Begitu juga halnya bank sampah yang berada di dusun Air Gemuruh, faktanya bak-bak sampah dijadikan kandang ayam pribadi oleh warga setempat. Beberapa sarana dan prasarananya seperti motor gerobak sampah, alat pengayak dan pencacah sampah kondisinya sudah karatan karena lama tidak terpakai. "Kami masyarakat di Dusun dak membutuhkan program yang macam ini. Coba uangnya untuk kebutuhan lain yang lebih menyentuh, itu lebih elok (baik-red)," tutur MM seorang warga air gemuruh.


Untuk diketahui, Dana Pembangunan TPS dialokasikan dari Dana Gerakan Dusun Membangun (GDM) 250 juta/Dusun bersumber dari APBD Bungo tahun 2018. Lewat program GDM, Pemda Bungo menganggarkan pembuatan hanggar TPS 92 unit, pengadaan tanah untuk TPS 15,75 hektar. Kemudian pengadaan kendaraan roda tiga 91 unit, mesin pencacah sampah 104 unit serta mesin pengayak sampah 104 unit. (T5).

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update