WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Dua Lokasi Berbeda Proyek Siluman Kembali Ditemukan di Kota Sungai Penuh

Thursday, November 26, 2020 | November 26, 2020 WIB Last Updated 2020-11-26T06:23:50Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Lagi, pekerjaan tak bertuan kembali ditemukan di Kota Sungai Penuh. Dalam pelaksanaan dilapangan, kontraktor pelaksana (rekanan) tidak memasang papan informasi, sehingga masyarakat tidak tahu apa nama pekerjaan yang dikerjakan dan berapa jumlah anggaran yang digunakan.


Dampak dari tidak adanya papan informasi, berimbas pada kualitas proyek yang sedang dikerjakan. Padahal didalam undang-undang nomor: 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) menyebutkan bahwa setiap orang wajib untuk mendapatkan informasi.


Berdasarkan temuan Portalbuana dilapangan, Selasa (23/11/2020), ditemukan di dua lokasi yang berbeda proyek siluman, diantaranya di depan SD 2 kelurahan sungai penuh dan disamping kios Muradi kecamatan Kumun Debai.


"Ya, kami warga disini tidak mengetahui apa nama pekerjaan yang sedang dikerjakan oleh kontraktor. Di lokasi pekerjaan tidak ditemukan papan informasi. Ini sama saja dengan kontraktor nakal yang tidak mengindahkan aturan" ujar Hendri, salah satu warga kelurahan sungai penuh, ketika ditemui Portalbuana Kamis, (25/11/2029).


Ditempat terpisah, Suhadar, salah satu penggiat anti korupsi Provinsi Jambi, ketika diminta tanggapannya menyebutkan, setiap pekerjaan yang menggunakan Anggaran negara APBD/APBN wajib diketahui oleh masyarakat, dan didalam undang-undang KIP nomor 14 tahun 2008 sudah disebutkan bahwa setiap orang wajib untuk mendapatkan informasi, tanggapnya.


"Masyarakat wajib mengetahui nama pekerjaan yang dananya bersumber dari APBD/APBN. Patut dipertanyakan pihak rekanan menutupi informasi kepada masyarakat"


Untuk itu, dirinya mengharapkan kepada instansi terkait untuk memberi tahu kepada kontraktor untuk mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, tutupnya. (Dede)

No comments:

Post a Comment