WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Ketum ORMAS BIDIK Instruksikan ke seluruh jajarannya pantau dan awasi kebijakan dan penggunaan anggaran COVID-19 di tiap daerah

Thursday, November 26, 2020 | November 26, 2020 WIB Last Updated 2020-11-26T15:04:30Z

 


PORTALBUANA.COM, BANDUNG. Pentingnya Tranparansi Anggaran Sebagai upaya kontrol masyarakat atas Penyelenggaraan Pemerintahan. Ditemui usai memimpin rapat di sekretariat DPP ORMAS BIDIK Bandung Jawa Barat,  Adv Alamsyah, SH., M.Si. selaku Ketua Umum sekaligus pendiri ORMAS BIDIK angkat bicara (26/11).


Menurutnya ” mengenai transaparasi Anggaran covid-19 dalam upaya meminimalisir terjadinya upaya-upaya Korupsi di setiap daerah, aspek yang mendasar bagi terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang baik adalah persoalan transparansi ” ungkap ketum.

” Perwujudan pemerintahan yang baik mensyaratkan adanya keterbukaan, keterlibatan dan kemudahan akses bagi masyarakat terhadap proses pengambilan kebijakan. Khususnya dalam penggunaan berbagai sumber daya yang berkaitan secara langsung dengan kepentingan masyarakat.

Adanya transparansi Anggaran Covid-19  memberikan jaminan pada masyarakat akan adanya persebaran informasi kebijakan sehingga memudahkan masyarakat untuk melakukan kontrol atas kebijakan dan penggunaan uang negara tersebut. Penyelenggaraan pemerintahan yang transparan semakin menjadi tuntutan, salah satu dimensi penting dalam melihat penyelenggaraan pemerintahan daerah, yaitu tranparansi anggaran ” kata ketum.

Didalam pengelolaan suatu anggaran harus memperhatikan prinsip transparansi, terutama menyangkut mekanisme penggunaan, alokasi dan pertanggungjawabannya harus dapat diawasi oleh masyarakat secara luas.

Kebijakan anggaran pada kenyataannya seringkali merupakan suatu proses politik yang bersifat internal. Dalam proses penganggaran sangat terbatas, bahkan tidak ada kesempatan masyarakat untuk dilibatkan, baik karena alasan peraturan maupun karena alasan lainnya. Sehingga informasi menyangkut Dana Covid ini alokasi dan mekanisme penggunaannya tidak dapat diakses atau tidak boleh diketahui oleh masyarakat secara luas, inilah permasalahannya ” tegas Ketum.

Dasar inilah yang membuat tingkat transparansi rincian alokasi penggunaan anggaran Covid ini kepada masyarakat cenderung sangat rendah. Oleh karenanya, saya telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran ORMAS BIDIK di tiap daerah untuk memantau dan mengawasi anggaran covid-19 ini agar penggunaannya tepat sasaran tidak dipolitisasi menjelang pilkada ini” tutup Ketum.(red)

No comments:

Post a Comment