WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

GALLERY FOTO


Kisah Haru Seorang Nenek yang Menghidupi 5 Orang Cucu

Tuesday, November 10, 2020 | November 10, 2020 WIB Last Updated 2020-11-10T12:31:10Z

PORTALBUANA.COM, PELALAWAN. Seorang Nenek warga RT 08 RW 05, Jalan Datuk Laksamana Kelurahan Sorek satu, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau, yang akrap disapa dengan panggilan Buk Un (57 Thn) mempunyai kisah haru yang mendalam, pasalnya ia sedang menghidupi cucunya sebanyak lima orang hanya seorang diri.


Kelima cucunya itu merupakan anak yatim yang sudah ditinggal ayahnya untuk menghadap sang khalik, Sejak itulah Buk Un mulai mengurusi cucunya.


Dari kelima cucunya itu, satu orang bernama R. Prinanda sudah berkerja, akan tetapi belum bisa membantu untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari lantaran pekerjaannya masih serabutan.


Kemudian empat cucu yang lainnya masih duduk di bangku sekolah, diantaranya satu orang di Sekolah Menengah Pertama (SMP) bernama Reva Lina Anggraini dan tiga lainnya di Sekolah Dasar (SD), Rani Novaliani, Rina Juliana dan Rikha Febriani.


Kepada media ini pada Senin (9/11/2020) Buk Un menceritakan keluh kesahnya dalam menjalani kehidupan bersama kelima cucunya dengan penuh perjuangan dan kesabaran.


Untuk menghidupi kelima cucunya buk Un berjualan "Pempek" makanan Khas Palembang. Ia membuka usaha itu dengan meminjam uang kepada Koperasi, karena tidak adalagi tempat untuk ia meminjam uang.


"Dalam sehari, dagangan saya belum tentu laku pak, apalagi saya mengontrak rumah, belum lagi untuk makan pak," ujarnya dengan nada yang haru.


Ia juga mengaku, selama ini pak RT dan warga setempat lah yang memperhatikan nya beserta kelima cucunya.


"Selama sembilan bulan saya tinggal di sini, pak RT dan tetangga yang memperhatikan kami, Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan berterima kasih," tambahnya.


Karena merasa kesulitan dalam mengurus kelima cucunya, buk Un pernah terbesit didalam hatinya bahwa ingin menitipkan cucu-cucunya kepada panti asuhan, namun setelah difikirkan lagi, buk Un tidak jadi menitipkannya lantaran tidak tega.


Dengan kondisinya itu, Buk Un berharap kepada Pemerintahan Kabupaten Pelalawan agar dapat memperhatikan dirinya bersama dengan kelima cucunya.


"Saya berharap kepada Pemerintahan Kabupaten Pelalawan untuk memperhatikan kami, terutama kepada keempat cucu saya dalam pendidikannya dan kehidupannya kedepan," tukas Buk Un dengan penuh harap.


(ROMI)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update