WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Oknum Kades di Laporkan ke PPA Polres Merangin, dugaan melakukan Kekerasan terhadap anak di bawah Umur

Wednesday, November 25, 2020 | November 25, 2020 WIB Last Updated 2020-11-25T06:03:50Z


PORTALBUANA.COM - MERANGIN. Seorang Oknum Kepala Desa di kabupaten Merangin ber inisial  M dilaporkan warga ke pihak kepolisian,terkait dugaan tindak pidana terhadap seorang anak laki-laki dibawah umur ber inisial RZ usia 12 tahun anak dari pasangan,,HD dan KT,warga salah satu di kabupaten merangin


Kronologis kejadian,menurut keterangan korban RZ ketika di jumpai awak media di rumah orang tuanya menuturkan" sebenarnya saya tidak salah dan tidak tahu apa-apa,ketika pukul 19:30 selesai pulang dari mengaji saya naik kendaraan bersama teman tiba di tengah jalan saya di hadang oleh saipul tak lain adalah menantu sang oknum kepala desa, M, lalu mencekik leher saya membuat sampai susah bernapas, ketika lepas dari cengkaraman,SP, saya pergi lari, kemudian saya di hadang lagi oleh sang Kades,,M, lansung mentemleng dan mengasah kepala saya dengan kepal tinju, dan ,SP, mengahsmpiri saya juga dengan menyuruh ,M, mengambil kayu,,ambil kayu pak,pukul dia,,ujar RZ, meniru perkataan SP,,


,,RZ,dengan panik merasa diri nya dibawah ancaman dari kedua orang tersebut, mencoba untuk lari dari stuasi dimana ,,RZ, ketika diatas motor,  ,SP, datang menerjang motor yang diboncengi oleh,RZ, sehingga motor jatuh, dan ,RZ, kabur dengan menaiki motor teman nya dengan selamat.


Setelah kejadian korban langsung menceritakan ulah oknum kepala desa kepada orang tuanya , mendengar penuturan putranya di aniaya,lalu membawa putranya ke puskesmas terdekat guna melakukan visum et revertum,dan melapokan kejadian tersebut ke unit PPA polres merangin


KT,,sebagai ibu korban yang telah melahir delapan anak dan baru saja berduka atas kehilangan anaj laki-laki yang berumur 18tahun, merasa sangat terpukul dan kesal terhadap perlakuan Kades serta menntu nya dengan bersama-sama menganiya anak laki lakinya yang di kelas 6 SD


,,Kami tau, kami ini orang dak punya,,miskin,,tapi kami juga tidak terima anak anak kami diperlakukan seperti itu,mentang-mentang dia orang kaya, penguasa, kami tidak terima,,ungkap ibu kandung,,RZ,.


,,Aku yang melahirkan tidak pernah buat anak aku seperti itu, harapan aku pelaku keketasan terhadap anak aku tersebut ,agar di proses dengan undang undang yang berlaku,,tambah KT, dengan sedih.


Ketika media ini meminta keterangan dari kepala puskesmas tempat korban di periksa,mengatakan"benar ada orang tua dan anaknya datang memeriksa kondisi putranya pasca dugaan tindak pidana penganiayaan,dan pihak kami sudah melakukan pemeriksaan secara medis dan hasilnya sudah diterbitkan, tapi kami tidak bisa memberikan bocoran hasil dari periksaan tersebut."ujar Ka puskesmas


Anehnya pasca laporan  orang tua korban dengan stpl.Nomor: LP/B-203/XI/2020/Res Merangin/SPKT.tertanggal,8 November 2020,sampai hari ini terduga pelaku belum ada tindakan pihak kepolisian yang ber,arti seperti mengamankan ,SP dan,M, yang diduga pelaku Tindak Pidana Penganiyaan,bahkan berkeliaran seperti biasa melenggang melakukan kegiatan sehari-hari solah tidak ada kejadian.


Dengan kejadian ini ,,ormas Bidik Merangin melalui Ketua,,Rolex.N. DPC, angkat Bicara atas tindakan brutal atau main koboy yang dilakukan oleh oknum Kades tersebut harap di tindak tegas.


,,dengan ada nya Pihak Keluarga Korban melaporkan kepada Ormas kami, maka ini menjadi perhatian prioritas bagi kami untuk mengawal proses Hukum atas kasus penganiayaan atas anak bawah umur ini,ujar Nurdin.*(tim)*

No comments:

Post a Comment