WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Panwaslu Kec. Bathin Solapan Tutup Mata Terkait Dengan Pelanggaran Paslon Yang Sudah Nyata

Sunday, November 15, 2020 | November 15, 2020 WIB Last Updated 2020-11-15T10:18:58Z


PORTALBUANA.COM, _BATHIN SOLAPAN.. - Berdasarkan isu yang beredar beberapa hari ini di media sosial dan grup medsos di Kecamatan Bathin Solapan telah beredar dugaan modus money politik yang baru, bahwa dalam screenshot group medsos tersebut ditulis oleh salah seorang warga, bahwa salah satu calon bupati Bengkalis telah memberikan Kursi dan Sound System yang di duga untuk mempengaruhi pemilih dalam ajang demokrasi di kabupaten Bengkalis. Menurut Pasal 71 ayat 1 Peraturan KPU no 4 th 2017 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, 


Walikota dan wakil wali kota/bupati dan wakil bupati bahwa "Partai Politik atau Gabungan partai politik, pasangan calon dan atau tim kampanye dilarang menjanjikan dan/atau memberikan uang atau materi lainnya untuk mempengaruhi pemilih " jelas bahwa dalam pasal ini dalam pesta demokrasi pemilihan bupati dan wakil bupati Bengkalis tahun 2020 juga tidak boleh atau di larang dalam memberikan uang atau materi lainnya.


Memang dalam pasal tersebut tidak disebutkan dalam bentuk barang, tetapi di sebutkan materi lainnya, mari kita lihat arti dari materi lainnya dalam kamus besar bahasa indonesia bahwa materi disini bermakna "benda, atau bahan, segala yang terwujud". berarti kursi dan sound system ini yang diberikan salah satu paslon juga tidak boleh dan hal yang di larang dalam pasal 71 tersebut.

Namun tuturan warga yang namanya tidak mau dituliskan ke media menyampaikan kepada media" Untuk itu kepada panwaslu bathin solapan harus segera mengungkap isu yang beredar agar lembaga ini tidak hanya semata-mata sebagai pelengkap penyelenggara pilkada saja, terlihat dari baliho dari salah satu paslon masih bergantung  di tiang listrik yang sudah jelas melanggar aturan kenapa tinggal diam aja anggota Panwaslu .


Berdasarkan konfirmasi dengan salah seorang warga dalam tempat terpisah juga yang tidak mau nama di ekspos di media juga memberi tanggapan "Untuk sangsinya di atur dalam pasal 78 PKPU ini, sanksinya pembatalan paslon oleh KPU, dan di kenai sanksi pidana sesuai dengan peraturan perundang-undangan, kita berharap pilkada Bengkalis ini bersih dari money politik, tetapi kalau dugaan money politik saja diabaikan oleh panwaslu, 


Yang nota bene lembaga yang diberi amanat oleh undang undang dalam mengawasi dan menangani money politik saja hanya diam, bagaimana yakin kita pilkada Bengkalis akan bersih dari money politik" Jelas masyarakat bathin solapan kepada awak media mengakhiri pembicaraan.(Sht)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update