WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Tokoh Adat 9 Luha Koto Baru Sebut Yang Lakukan Pelemparan Batu Massa Luar

Sunday, November 15, 2020 | November 15, 2020 WIB Last Updated 2020-11-14T17:37:48Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Pasca penolakan paslon 02 fikar - yos di kecamatan koto baru kamis 12/11/2020 yang berujung terjadi kerincuhan dan pelemparan batu sehingga menyebabkan beberapa warga koto baru menjadi korban lemparan berbuntut panjang. 


Pasalnya lembaga adat serta korban yang terkena lemparan akan melaporkan ke pihak aparat hukum untuk mengusut tuntas pelaku pelemparan yang diduga bukan warga koto baru.


Penolakan kedatangan fikar - yos dikecamatan koto baru merupakan yang ke 2 kali karena viralnya video pembagian kue oleh tim paslon 02 dengan cara dilempar sehingga masyarakat dan tokoh adat mengecam merasa telah di lecehkan. 


Ahmad yani gelar mangku mudo selaku lembaga adat 9 luha koto baru saat dikonfirmasi menyebutkan. Pada saat blusukan paslon 02 di koto baru tepatnya di masjid sri menanti saya melihat massa yang datang banyak dari luar. Saat terjadinya keributan saya melihat bukan warga koto baru. 


Awal mula terjadinya keributan saya mendengar suara dari massa tanah kampung mengatakan lempar lempar orang Koto baru sama batu yang besar. Saya punya bukti videonya. Bukti bukti lengkap sama saya


Pada saat pelemparan batu warga berhamburan keluar menyelamatkan diri. Dalam keadaan terjadinya lemparan batu terjadi anak saya langsung menarik saya unuk menyelamatkan diri. 


Saya tetap bertahan menolak kedatangan paslon 02. Karena saya tidak terima atas perlakuan terhadap anak batino 9 luha yang membagikan kue dengan cara di lempar  ujar lembaga adat. 


Hal senada disampaikan ketua lembaga Adat buzarman. " mengenai blusukan paslon 02 kami tidak melarang ada UU yang mengatur. Namun saat anak batino 9 luha ada dibawa ke tanah kampung itu awal mulanya adanya penolakan ini 


Sekembalinya dari tanah kampung viralnya video pembagian snak dengan cara di lempar seperti memberi makan ayam saja. 


Itu membawa moril tokoh adat tokoh masyarakat serta pemuda koto baru merasa tidak senang. Atas perlakuan tersebut. 


Dengan kejadian pembagian kue yang viral ini maka kami mengundang tokoh adat tokoh masyarakat juga pemuda dan mengambil kesimpulan untuk menunda kegiatan blusukam fikar - yos di koto baru demi ke amanan. Ujar buzarman. 


Lebih lanjut buzarman mengatakan. Atas kejadian pelemparan batu di Koto baru dari tim paslon 02 yang diduga massa dari luar bukan koto baru kami atas nama tokoh adat akan melakukan upaya hukum melaporkan pelaku pelemparan yang telah membuat warga koto baru menjadi korban pelemparan juga korban materil pungkas buzarman. 


Di tempat terpisah fadil korban pengeroyokan mengatakan. " saat itu saya sedang menahan ibu ibu agar tidak kena tendang Tiba tiba saya di tarik oleh tim paslon 02 yang bukan warga koto baru. Setelah itu saya secara ramai ramai dipukuli. Dan di injak. 


Untung saja ada tembakan dari polisi mereka pun lari. Saya pun menyelamatkan diri. Saya ingat wajah orang yang telah menarik saya. Yang jelas bukan warga koto baru.ujar fadil


Selanjutnya fadil mengatakan" atas kejadian ini saya sudah melaporkan ke polres kerinci. Saya akan tetap melakukan upaya hukum atas Pemukulan yang dilakukan tim paslon 02 yang bukan warga koto baru pungkas fadil. (fc) 

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update