WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Video Ungkapan APDESI Sukabumi Sebut Melawan LSM Media Dikecam Insan Pers

Wednesday, November 25, 2020 | November 25, 2020 WIB Last Updated 2020-11-25T08:13:08Z


PORTALBUANA.COM - JAMBI. Beredarnya video APDESI kabupaten sukabumi provinsi jawa barat yang secara bersama menyatakan sikap melawan LSM dan media membuat wartawan dan LSM provinsi jambi tersinggung dan mengecam akan ungkapan APDESI tersebut 


Adapun dalam video yang beredar secara bersama APDESI suka bumi menyatakan sikap mengatakan. " Kami APDESI yang tergabung kabupaten sukabumi menyatakan melawan kepada LSM dan Media yang selalu mengobok - obok kepala desa. 


Pimpred bidik news angkat bicara. "Setelah menyimak dan menyikapi apa yang telah disampaikan segerombolan orang yang berpakaian ASN dan mengatasnamakan asosiasi aparatur desa di Sukabumi yang menyampaikan pernyataan tentang ketidaksukaannya kepada profesi jurnalis dan LSM di media sosial dan viral. 


Sungguh menyakitkan kita semua. Pernyataan yang dilandasi dengan rasa dendam dan permusuhan terhadap Pers dan LSM bukan saja telah mengusik kita bahkan kita geram dibuatnya dan refleksinya secara responsif kita lakukan dengan berbagai ekspresi.


 Ada yang berkomen pedas di medsos, ada juga yang meluapkan kemarahannya dengan ancaman untuk berdemo, tak sedikit yang merencanakannya untuk mempolisikan mereka. Semua itu wajar karena jelas selain secara profesi kita tersinggung juga sepertinya mereka telah menabuh genderang perang kalo boleh meminjam  bahasa itu. 


Dalam video itu paling tidak ada beberapa hal yang telah dilanggar oleh mereka diantaranya :

1. Dalam video itu jelas Etika bermedsos telah dilanggar dan akan menjadi sesuatu yang provokatif yang akan membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa ini; 

2. Melanggar UU ITE No 17 tahun 2016 tentang Perubahan UU  No 11 tahun 2008 tentang UU Informasi Dan Transsaksi Eleektronik (ITE)  pasal 45 ayat 3; 

3. Pelanggaran KUHP Bab V Pasal 156.

4. Melanggar UU No. 5 th 2014  Ttg ASN Bab II pasal 5. Karena Aaparatur Desa merupakan bagiaan dari ASN (PNS dan PPPK (Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja); 

5. UUD tentang HAM,


Atas dasar itu, kita semua bisa menarik kesimpulan untuk mengambil sikap yang tepat menghadapi permasalahan ini. 


Karena jika salah pengambilan sikap itu, kita hanya buang buang energi dan menyita waktu saja. Sebagaimana diketahui tak sedikit diantara kita terpancing secara emosional oleh kejadian itu, maka tak sedikit pula yang terjerumus dalam spektrum debat dan perang urat syaraf 


padahal Jurnalistik adalah suatu pekerjaan atau profesi intelektual yang tentunya sikapun harus profesional dan menggunaka intelektual untuk menyelesaikannya. Mengangkat kasus ini secara hukum itulah jalan terbaik. 


Genderang perang telah ditiup, pasukan kuli tinta harus siaga untuk bertindak secara cantik dan terukur. Kalo mau jujur siapa sih yang menggunakan uang negara kita atau para kades itu. Jelas lah mereka yang memakan duit rakyat melalui LPJ fiktifnya. 


Memang diantara kita juga ada yang nakal yang kadang membuat kesal mereka, tapi hanya sebagian kecil yang kita makan selebihnya mereka pada kaya dan tak sedikit yang hidup mewah. Mobil baru, rumah baru istri baru. Mau apalagi. 


Mencari kambing hitam ala kades itu mah modus saja untuk menutupi keburukan dirinya agar tak banyak yang ikut ngerecokin usahanya dalam menipu rakyat. Pungkas pimpred 


Hal senada juga disampaikan Firmansyah selaku ketua DPD Ormas Bidik provinsi Jambi juga korwil media portal buana " ungkapan APDESI sukabumi melawan LSM dan media melalui video yang telah beredar saya sangat tersinggung akan ucapan ini. 


Pernyataan yang di sampaikan APDESi sukabumi ini jelas telah melanggar UU pers no 40 tahun 1999. Hal ini tidak bisa dibiarkan harus segera di tindak. 


Kalau tidak ada penindakan dari pihak aparat hukum akan berdampak terjadinya Kriminalisasi terhadap wartawan dan LSM dalam wilayah kabupaten sukabumi. Ujar firman. 


Selanjutnya firman menambahkan " atas pernyataan APDESI sukabumi yang secara terang terangan melawan media dan LSM saya mewakili media dan LSM provinsi jambi menghimbau kepada seluruh wartawan dan LSM sukabumi provinsi jawa barat untuk melaporkan hal ini pihak aparat hukum. 


Pernyataan ini sangat menyinggung semua wartawan dan LSM. Ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Segera dilaporkan ditindak lanjuti pihak kepolisian agar ada efek jera jangan ada lagi ungkapan serupa oleh APDESI Mana pun. ' pungkas Firmansyah.( tim ) 

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update