WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Ada Apa? Proyek Dengan Dana Yang Fantastis Mangkrak

Tuesday, December 01, 2020 | December 01, 2020 WIB Last Updated 2020-12-01T12:36:04Z


PORTALBUANA.COM - TANJAB BARAT. Dianggarkan sebesar 3, 8 Milyar lebih dari sumber dana APBD Tanjab Barat, tahun 2020 proyek skala kawasan yang berlokasi di kelurahan Tungkal Lima kecamatan Seberang Kota, kabupaten Tanjab Barat mangkrak.


Pasalnya, sampai saat ini tidak ada tindak lanjut dan penjelasan dari instansi terkait ( Perkim ) soal terhenti pekerjaan proyek yang menelan dana cukup besar ini.


Hal itu dikatakan, seketaris kelurahan  Tungkal lima kecamatan Seberang kota kabupaten Tanjab Barat, Achmad Safei'i.  Menurutnya, proyek sekala kawasan  tersebut mangkrak alias tidak selesai dikerjakan.


Dia juga menegaskan, meminta dinas Perkim selaku instansi yang membidangi untuk menjelaskan apa sebab kegiatan proyek sekala kawasan yang menelan anggaran Miliar tiba-tiba  stop di tengah jalan.


"Jika banjir alasannya harus berdasarkan surat resmi dari dinas terkait, salah satunya dari dinas BPBD Tanjab Barat, " kata seklur.


Ia juga menambahkan, merasa bingung jika alasan terhenti pekerjaan tersebut karena banjir. Seharusnya, pihak kosultan dan instansi terkait sudah mempertimbangkan dampak tersebut jauh sebelum pekerjaan di laksanakan. 


Padahal menurutnya, pembangunan skala kawasan ini di bangun untuk persiapan acara MTQ tingkat kabupaten Tanjab Barat, yang akan dilaksanakan di kecamatan Seberang Kota, tahun 2020. Hanya saja, karena pandemi kegiatan terpaksa di tunda.


" Pemerintahan kelurahan berterimakasih kepada Pemkab Tanjab Barat, yang telah meluncurkan kegiatan skala kawasan ini, meskipun kita  kecewa karena pekerjaan tidak selesai dikerjakan." Tegasnya saat dikonfirmasi media. (1/12/2020).


Bedasarkan informasi dilapangan, diduga Sebelum nya kegiatan sekala kawasan ini  telah dilakukan penambahan waktu kerja bahkan rekanan  dikenakan denda. Namun penambahan waktu yang diberikan tersebut belum juga mampu menyelesaikan pekerjaan sekala kawasan ini sesuai kontrak kerjanya.(tim)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update