WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Diduga Takut Ketahuan medio Oktaviano Ancam Lapor Ke polisi Heru Sragen

Friday, December 04, 2020 | December 04, 2020 WIB Last Updated 2020-12-04T12:19:48Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Menjelang pemilihan walikota dan wakil walikota sungai penuh yang tinggal beberapa hari lagi tim sukses mulai melakukan berbagai pergerakan agar kandidat yang didukung teprilih nantinya. 


Salah satu akun facebook atas nama medio oktaviano merasa kesal yang mengatakan. " Diagiah piti awak pulo nyo ceramah. Gaya sok ndak nio piti diambiak juo. Kalera. Manyasa aden ancak agiah ka anak yatim lai.  Antah sia pulo yang masuakam gaek ko. Bengak juo tukang catat.  ( diberi uang saya pula yang di ceramah.  Sok ngak mau. Uang di ambil juga. Kurang ajar. Menyesal saya. Bagus dikasih anak yatim. Entah siapa pula yang masukan orang tua ini. Bodoh juga tukang catat. " ujar akun fb medio oktaviano. 


Hal ini menjadi polemik penuh tanda tanya warga net pendukung paslon 01. Berbagai tanggapan pun dari warga net pendukung 01 uang apa gerangan yang di berikan dalam unggahan tersebut Yang mana diketahui medio oktaviano salah satu tim paslon 02 fikar - Yos.


Unggahan medio oktaviano pun di scrensot oleh akun facebook heru sragen dan memposting kembali unggahan tersebut dengan menyebutkan di bawah ini ceritanya salah siram. Sudah jelas orang 01 tapi masih juga di siram. Ada yang kasih diambil pilihan tetap nomor satu. Unjar heru sragen melalui unggahan facebook.


Namun medio oktaviano menghapus unggahan tersebut diduga Merasa takut diketahui masyarakat identitas diri sebagai pemberi uang. Siraman paslon 02 fikar - yos. 


Tidak senang perkataannya di facebook kembali diposting heru sragen. Medio oktaviano pun mengancam heru sragen melalui massangger akan melaporkan ke polisi. Dirinya mengatakan. " kalau mas tidak hapus postingan mas, terpaksa saya lapor ke polisi. Karena pencemaran nama baik. Soal postingan mas ini masalah pribadi tidak ada urusan politik. Ujar medio oktaviano di unggahan facebook.


Heru Sragen saat dikonfirmasi mengatakan. " saya tidak takut dilaporkan. Dimana delik aduannya.? Uang yang diberikan ke masyarakat tersebut patut di tanyakan uang untuk apa kalau memang urusan pribadi. Jelas jelas di unggahan ini mengatakan bodoh tukang data. 


Kalau memang ingin di laporkan saya tunggu. Kita akan panggil juga orang tua yang di berikan uang tersebut akan kita tanya uang buat apa yang diberikan itu ujar heru sragen.( fc) 


No comments:

Post a Comment