WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Dinas Sosial Bidang KPAI Merangin Terkesan Lamban dalam Penanganan Kasus Asusila Terhadap Anak di Bawah umur

Thursday, December 03, 2020 | December 03, 2020 WIB Last Updated 2020-12-03T09:53:06Z


PORTALBUANA.COM - MERANGIN. Anak-Anak adalah dilindungi Hak-Hak nya sebagai Anak bangsa, sebagai wujud nyata bahwa Negara sebagai Pelindung martabat Anak, diterbitkanlah Undang-undang perlindungan anak Nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan Kepres nomor 77 tahun 2003 untuk membentuk Komisi Perlindungan indonesia, yang disebut KPAI.


KPAI merupakan Lembaga Negara yang bersifat independen yang bertugas melindungi anak-anak Bangsa dari segala tindakan yang merugikan merekan, Hal itu sesuai dengan Konsitusi kita yang berbunyi: setiap anak berhak atas keberlansungan hidup, tumbuh dan kembang serta berhak atas perlindungan kekerasan dan diskriminasi.


Tapi berbeda halnya KPAI di Merangin, lembaga Komisi Perlindungan Anak indonesia (KPAI) dibawah Dinas Sosial Merangin, terkesan Lamban dalam menanggapi dan penanganan kasus demi kasus baik itu kekerasa maupun pelecehan/pencabulan di Kabupaten Merangin.3/12/20.


Seperti halnya, terkait kasus Kekerasan dan dugaan Pencabulan Anak dibawah umur yang terungkap beberapa hari yang lalu, bahkan berita ini sudah heboh didunia maya, sampai hari ini pihak KPAI merangin belum merespon dengan suatu tindakan serius terhadap kasus tersebut, sebut saja ,ND ,(10) diduga menjadi Korban Pencabulan seksual oleh Bapak tiri nya,Joko Maulana (36).


ND, sebagai Korban Kekerasan dan Pencabulan oleh Bapak tirinya, Berhak mendapat perlindungan dan keadilan Hukum, dan juga berhak mendapat pemulihan secara Fisik dan mental sesuai amanah konsitusi kita, setiap anak berhak atas keberlansungan hidup, tumbuh dan kembang serta berhak atas perlindungan kekerasan dan diskriminasi.


Kekesalan terhadap lambanya KPAI dalam menanggapi kasus tersebut terlihat jelas dari Pihak Pemdes Pulau Rengas dan keluarga Korban, Sekdes selaku Pemerintahan Desa dan Yurdan, dari pihak keluarga Korban, Sangat menyayangkan terhadap Komisi Perlindungan Anak indonesia (KPAI) Merangin, karna sudah tiga hari kasus ini mencuat ke publik bahkan sudah diberitahukan kepada Dinas Sosial Melalui Bidang KPAI Merangin.


,,Kesal lah kami tu dengan KPAI merangin, sebab sudah tiga hari kasus ini mencuat, tapi Pihak KPAI tidak ada sama sekali melihat atau meninjau korban, karna anak kami ini sangat butuh pendampingan dari pihak KPAI sebab secara mental anak kami sudah terganggu atas kejadian yang menimpanya,,terang yurdan.


,Dan kami menilai pihak KPAI ini tidak menjalan kan apa yang diamanahkan oleh Konsitusi kita, karna sampai hari, bahasanya besok dan besok kami akan turun,,tambahnya lagi dengan nada kesal.


Dilain Tempat, Tidak hanya kelurga Korban saja yang kesal atas kinerja KPAI Merangin ini, Ormas BIDIK pun angkat bicara soal lambannya pihak KPAI Merangin melakukan tindakan, tentang bagaimana Korban ,ND, mendapat Hak hidup secara Normal Pasca Kejadian yang menimpa Korban.


Melalui Nurdinata,(Rolex) selaku Ketua Ormas BIDIK mengkompirmasikan ke awak Media ini, bahwa sebelumnya, beberapa Anggota Ormas BIDIK telah menemui Pihak KPAI di Dinas Sosial Merangin, pada tanggal ,1/11/2020, dengan tujuan menyampaikan tentang Makin maraknya tindakan Kekerasan dan Pelecehan dan Pencabulan terhadap anak dibawah umur di Kabupaten Merangin, tak terkecuali masalah kasus ,ND, ini.


,,iya, kami sudah ketemu pihak KPAI, menyampaikan beberapa kasus tindak kekerasan dan pencabulan terhadap anak dibawah umur di Kabupaten Merangin. Terkhusus lagi masalah Korban Kekerasan disertai Pencabulan, yang diduga dilakukan oleh Bapak tiri,ND,, ujar Nurdinata alias Rolex.


,,Dan Kami juga meminta kepada KPAI agar intens mengawasi perkembangan dalam Proses Hukum yang sedang berjalan, disetiap  Kasus Anak bawah umur, baik Tindak Kekerasan maupun Pelecehan dan Pencabulan,,Tutup Nurdin.*(Tim)

No comments:

Post a Comment

×
Berita Terbaru Update