WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Fahrur, Pelaku Penusukan Terhadap Ibu Kandung Diduga Mengalami Gangguan Jiwa.

Saturday, December 12, 2020 | December 12, 2020 WIB Last Updated 2020-12-12T12:06:07Z


PORTALBUANA.COM - JAMBI. Fahrur Rozi,  diduga pelaku penusukan terhadap ibu kandungnya hingga tewas dan melukai ayahnya. Berhasil diamankan oleh Polres Muaro Jambi


Berdasarkan informasi, korban (ibu) ditusuk Fahrur dari belakang hingga tewas. Selain itu, ayah kandungnya juga ikut diserang oleh pelaku. 


Pelaku Fahrur diduga mengalami gangguan jiwa. Bahkan petugas pun hampir dipukul oleh pelaku saat hendak menangkapnya.


Peristiwa penusukan tersebut terjadi di Desa Penyengat Olak Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (10/12/2020).


"Dari keterangan keluarga tersangka ini sudah berulang kali berobat ke rumah sakit jiwa karena punya riwayat gangguan jiwa, bahkan abang kandungnya juga ada di dalam rumah dan sedang dikurung dengan terali, lantaran mengalami gangguan jiwa," kata Kasat Reskrim Polres Muaro Jambi Iptu Khoirunnas kepada wartawan, Sabtu (12/12/2020) dilansir dari news detik.com. 


Dan Khoirunnas juga menyebut, pihaknya belum bisa memeriksa Fahrur. Dia mengatakan Fahrur hampir memukul petugas saat diinterogasi dan memilih untuk tidur.


"Dari tadi malam sampai pagi ini, pelaku ini tidak mau memberikan keterangan, malah dia tidur saja. Waktu kita interogasi, dia cuma menjawab, 'Sayo mau tidur' dengan acuh tidak acuh dan tidak menghiraukan kita. Pernah malam dia kumat, lalu marah-marah dan mau memukuli petugas kita. Jadi kami sekarang sedang persiapkan permohonan ke rumah sakit jiwa," ujar Khoirunnas.


Hingga saat ini, Fahrur telah ditahan di rutan Polres Muaro Jambi. Dia ditahan terpisah dari tahanan lainnya.


"Kalau sel tahanannya kita pisahkan dulu, karena takutnya pelaku ini kumat dan dikhawatirkan ribut dengan tahanan lainnya," kata Khoirunnas. (Dede)

No comments:

Post a Comment