WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Insentif Penjaga Sekolah Tidak Dibayar, Komisi I DPRD kota Sungai Penuh Panggil Dinas Pendidikan

Wednesday, December 23, 2020 | December 23, 2020 WIB Last Updated 2020-12-23T11:02:52Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Memasuki akhir tahun yang seharusnya penjaga sekolah se kota sungai penuh seperti biasa menerima uang insentif sebesar 3.600.000 rupiah,  namun apa yang diharapkan penjaga sekolah untuk insentif tahun 2020 tidak menerima sama sekali. 


Hal ini menimbulkan kekecewaan penjaga sekolah uang yang diharapkan untuk biaya kebutuhan rumah tangga tidak menerima, penjaga sekolah menemui Komisi I DPRD kota sungai penuh. 


Sebagai wakil rakyat atas tidak diterima insentif penjaga sekolah, komisi I DPRD kota sungai penuh memanggil dinas pendidikan mengadakan rapat yang diikuti penjaga sekolah. Rabu 23/12


Dalam rapat yang dipimpin ketua komisi I Andi Oktavian dan di hadiri anggota komisi I,  sementara dari dinas hanya di wakili dari kasi dan Kasubag. Kadis beserta Kabid tidak menghadiri undangan rapat tersebut. 


Dalam paparan yang disampaikan perwakilan penjaga sekolah menyampaikan dana insentif 300.000 perbulan diterima pertahun sebesar 3.600.000 untuk tahun 2020 belum diterima


Sementara honorium kebersihan sebesar 150.000 perbulan yang di terima 3 bulan sekali sudah diterima yang di anggarkan dari dana BOS. 



Dinas pendidikan dicercah berbagai pertanyaan dari komisi I terkait dana insentif yang belum dibayarkan ke penjaga sekolah


Setelah mendengarkan berbagai penjelasan serta perdebatan yang panjang, Rapat menemukan titik terang, komisi I meminta Dinas pendidikan untuk membayar insentif penjaga sekolah tanggal 28/12 sebelum memasuki tahun baru.


Andi Oktavian ketua komisi I saat wawancara usai rapat mengatakan. " tidak adanya diterima uang insentif dari penjaga sekolah se kota sungai penuh sebesar 3.600.000 kami dari komisi I memanggil dinas pendidikan untuk mempertanyakan hal tersebut. 


Dari hasil rapat ini alhamdulillah sudah ada temu titik terang yang mana dinas pendidikan akan membayar dana insentif penjaga sekolah ini pada hari senin 28/12 yang di cairkan dari dana BOS sekolah masing masing. Ujar Andi Oktavian 


Lebih lanjut Andi mengatakan " DPRD sudah menganggarkan dana untuk dinas pendidikan sebesar 2.M. 500 juta untuk fisik sekolah. Sementara 1,5 M untuk Pembelian buku LKS dan Masker. " Papar Andi Oktavian. ( fc)


No comments:

Post a Comment