WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Pengerjaan Bahu Jalan Desa Sungai Jernih Di Duga Tidak Sesuai Standar

Tuesday, December 01, 2020 | December 01, 2020 WIB Last Updated 2020-12-01T06:49:52Z


PORTALBUANA.COM - SUNGAI PENUH. Bahu jalan desa sungai jernih kecamatan Pondok tinggi kota sungai penuh yang saat tengah dalam pengerjaan diduga pengerjaannya asal jadi dinilai cacat mutu. Pengerjaan tersebut tidak memasang papan informasi sehingga tidak di ketahui publik berapa nilai anggaran serta CV yang mengerjakan. 


Dari pantauan awak media ini beserta Sekjen DPD ormas Bidik provinsi Jambi dalam pengerjaan bahu jalan desa sungai jernih adanya kejanggalan. Pasalnya tidak menggunakan Wordmees ( besi coran) juga tidak dipadati serta tipis pengecorannya.


Iwan efendi selaku sekjen DPD Ormas Bidik provinsi Jambi mengatakan. " saya melihat pengerjaan ini diduga asal asalan ingin mencari keuntungan besar. Tidak terbuka dengan publik.


Dari temuan saya dilokasi bersama awak media ini pengerjaan bahu jalan ini dinilai cacat mutu. Dikerjakan asal jadi. Tidak adanya menggunakan wordmees, /besi pengecoran .pemadatan tanah tidak menggunakan mesin pemadat. Begitu Semen coran tipis  tidak sesuai dengan spekspikasi yang seharus 25 CM dari Pemadatan Dasar. Ujar iwan. 


Lebih lanjut iwan menambahkan " selama ini hanya kabupaten Kerinci yang selalu menjadi sorotan saya. Ternyata saat saya investasi dilapangan kota sungai penuh banyaknya kejanggalan yang dikerjakan pihak kontraktor. Terindikasi ajang korupsi. 


Bukan pengerjaan bahu jalan desa sungai jernih saja bahkan pengerjaan bahu jalan desa talang lindung kecamatan sungai bungkal menuju perkantoran PUPR  besi yang digunakan tidak sesuai dengan spekspikasi. Yang seharus menggunakan besi ulir ukuran min 10 mm. Namun yang digunakan besi 6 mm


Dari pengerjaan bahu jalan yang saya temui dilokasi pemerataan pengerjaan  bahu jalan tersebut tidak menggunakan vibratory truss screed. 


Terkait adanya pengerjaan bahu jalan yang sudah menyalahi ini saya atas nama DPD Ormas Bidik provinsi Jambi nantinya akan laporkan ke pihak aparat hukum untuk di tindak lanjuti " pungkas Iwan Efendi. ( fc) 

No comments:

Post a Comment