WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Rampas Tanah Milik Masyarakat, Kades Desa Baru Air Hangat Akan Berlajut Keranah Hukum

Tuesday, December 22, 2020 | December 22, 2020 WIB Last Updated 2020-12-22T05:19:38Z


PORTALBUANA.COM - KERINCI. Kades desa baru air hangat kecamatan air hangat Timur kabupaten Kerinci Hermanto diduga telah merampas tanah milik masyarakat. 


Adapun tanah atas nama ahli waris ibnu hajar yaitu Syamsul Hakimi.  Dengan luas tanah lebih kurang 4 piring upahan yang berlokasikan di desa baru air hangat kecamatan air hangat Timur kabupaten Kerinci. 


Melalui kuasa hukum  Hasan Basri SH, MH CPCLE menyampaikan ke awak media ini mengatakan. " memang benar tanah milik klien saya Syamsul hakimi telah dirampas yang diduga dilakukan oleh kades baru air hangat. 


Adapun tanah yang dirampas tersebut digunakan membangun jalan desa menuju tempat pemakaman umum tanpa se izin klien saya sehingga serta merta klien saya syamsul hakimi merasa dirugikan. 


Saat ini tanah kepemilikan klien saya dalam sengketa dan perkara di pengadilan. Saya sudah siapkan gugatannya. Ujar Hasan Basri 


Lebih lanjut Hasan menambahkan " perbuatan kades desa baru air hangat Hermanto ini diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum baik secara hukum pidana maupun hukum perdata. Karena telah merugikan klien saya secara materil dan inmateril. 


Begitu juga Bahwa Surat somasi sudah kita layangkan kepada kades desa baru air hangat Hermanto. Juga ketua Adat dan ketua BPD bahkan tembusannya sudah kita kirim ke camat air hangat Timur. 


Saya selaku pengacara syamsul Hakimi meminta kepada camat bertindak tegas agar kades Hermanto untuk sementara menghentikan pembangunan jalan diatas objek tanah yang masih dalam perkara. Jika masih dilanjutkan pembangunan tersebut kades bisa bermasalah hukum. 


Saya juga meminta camat air hangat Timur serta pihak yang berwenang dalam permasalahan ini jangan tinggal diam atas perampasan tanah milik Masyarakat " pungkas Hasan Basri SH, MH, CPCLE. ( fc) 

No comments:

Post a Comment