WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Swakelola SDN 145/lll Desa Pungut Mudik Diduga Asal Jadi

Wednesday, December 16, 2020 | December 16, 2020 WIB Last Updated 2020-12-16T07:37:09Z


PORTALBUANA.COM - KERINCI. Pengerjaan dari  Dinas pendidikan Kab.Kerinci yang mengucurkan dana  melalui beragam program bantuan untuk melengkapi sarana prasarana guna meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Kerinci seharus Dikerjakan sesuai dengan yang direncanakan. 


Namun lain halnya dengan pengerjaan  SDN 145/lll Desa Pungut Mudik yang diduga rentan korupsi, tak jarang kesempatan ini dijadikan ajang  kepentingan pribadi dan untuk meraup keuntungan yang lebih oleh oknum kepala sekolah 


Sebagaimana yang terjadi di SDN 145/lll Desa Pungut Mudik, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, salah satu sekolah yang mendapat sumber anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2020, sebesar Rp. 273.803.700 ,-  juta rupiah, dengan sistem pengerjaan swakelola untuk pembangunan rehabilitasi sedang/berat ruang kelas sekolah.


Saat Media Portal Buana, turun kelokasi dan menjumpai Salah satu perangkat Desa Pungut Mudik dan masyarakat yang engan namanya disebutkan dengan tegas menyampaikan di media ini saat di konfirmasi  mengatakan, “didalam pengerjaan rehab itu pihaknya tidak di beri tahu apa kegiatan di sekolah. 


Begitu juga dengan wali murid ataupun warga setempat tidak ada yang dilibatkan baik itu pengerjaan ataupun pengadaan material semua didatangkan dari luar dan pihak pengawasanyapun atau konsultan diduga di monopoli oleh salah satu guru yang bertugas di sekolah tersebut.papar sumber


“Padahal jelas bahwa pengerjaan rehab itu sifatnya swakelola, terus terang kami selaku perangkat Desa dan warga sangat kecewa,” kesal nya 13/12/2020).

Ia menduga pekerjaan rehab gedung sekolah dasar tersebut banyak mendobrak prosedur gambar rancangan (Bestek), 


Seperti galian pondasi dalamnya yang maksimal untuk ketahananya 50 cm,  tapi nyatanya dalam pelaksanaanya hanya 25 cm, begitu juga dengan sambungan tiang hanya timbul bukan coran,bagaimana ketahan dari bangunan tersebut.


“Hal itu membuat was-was wali murid yang menitipkan anaknya menimbah ilmu pendidikan di sekolah SDN 145/lll, karena ditakuti bila suatu saat nanti akan patah atau roboh, karena sudah jelas ketahanan bangunan tersebut tidak akan bertahan lama dan akan membahayakan murid yang sedang belajar bila terjadi ambruk nantinya apa lagi kerinci rawan gempa.


“Maka dari itu kami selaku perangkat desa dan wali murid sudah sepakat tanda tangan agar kepala sekolah di SDN 145/lll Desa Pungut Mudik, untuk di ganti, untuk itu mohon kiranya kepada  dinas terkait dapat mengabulkan permohonan ini demi nyamannya kegiatan belajar mengajar di sekolah kami ini,” pinta perangkat dan warga.


Sementara itu, Kepala SDN 145/lll, saat di jumpai di sekolah tidak dapat ditemui,dan namun selalu nomor yang di hubungi sedang tidak aktif, nampaknya alergi dengan wartawan.


Dengan adanya temuan ini kami selaku Control sosial dari Media Portal Buana, bersama DPD Ormas Bidik provinsi jambi akan menindak lanjuti Temuan tersebut bila nanti dalam kajian di temukan kerugian Negara maka kita akan laporkan kepihak Hukum,dalam 3 hari kedepan kita rasa semua sudah kita temukan hasil perhitungan dari pengerjaan tersebut.( iwan e) 

No comments:

Post a Comment