WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan

Hendak Pesta Narkotika, Dua Pegawai RSUD Rantauprapat Diringkus Satres Narkoba Polres Labuhanbatu

Thursday, January 07, 2021 | January 07, 2021 WIB Last Updated 2021-01-07T13:41:34Z

 


PORTALBUANA.COM, LABUHANBATU. Dua pegawai RSUD Rantauprapat diringkus Satres Narkoba Polres Labuhanbatu saat hendak pesta narkotika di salah satu ruangan yang terletak di RSUD Rantauprapat. Kamis (7/1/2021) 


Hal itu dikatakan Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan melalui Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu kepada wartawan. 

"Senin (4/1/2021) sekira pukul 01:30 WIB, saya bersama Kanit 2, Ipda Tito Alhafezt serta personel berhasil mengamankan dua pegawai RSUD saat hendak pesta narkotika", Ujarnya. 


Kata AKP Martualesi Sitepu, penangkapan berawal dari personel mendapatkan informasi tentang adanya pegawai RSUD Rantauprapat terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu, sehingga informasi tersebut ditindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan.



Adapun kedua  tersangka yang diamankan yakni PJH (34), warga Jalan Sirandorung Rantauprapat sebagai perawat IGD dan AH (33), warga Jalan Siringo-ringo Rantauprapat sebagai honorer di RSUD Rantauprapat. 


Dari kedua tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 bungkus plastik klip tembus pandang berisi narkotika jenis sabu seberat 0,06 gram netto, 1 bong (alat hisap sabu ) lengkap dengan pipetnya, 1 plastik kaca pirek bekas bakar yang ujungnya menggunakan pipet,1 buah mancis menggunakan kompor dari jarum suntik dan 1 buah pipet berbentuk scop.


Kepada petugas, kedua tersangka mengakui bahwa Narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari seorang  bernama A warga Sioldengan Rantauprapat. Saat penangkapan kedua tersangka telah dilakukan pengejaran terhadap A, namun tidak ditemukan dirumahnya, sehingga dari penangkapan keduanya ini hingga sekarang masih dilakukan penyelidikan terkait asal kepemilikan narkotika sabu yang berhasil disita petugas.


Kedua tersangka juga menerangkan bahwa sudah berulang kali menggunakan Narkotika jenis sabu, ketika sedang melaksanakan tugas malam dengan alasan untuk menambah tenaga supaya tahan begadang. 


Terhadap PJH alias PUTRA  dan AH alias PAUJI  dipersangkakan melanggar pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) JO pasal 132 ayat (1) dari UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Her)

No comments:

Post a Comment