WARTAWAN PORTAL BUANA, HANYA TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI, DIBEKALI DENGAN KARTU ANGGOTA YANG MASIH BERLAKU, DAN SURAT TUGAS, PASANG IKLAN, KONTAK KAMI VIA WA +6281371101251 -->
Masuk

Notification

×

Iklan

Iklan


 

Kunjungan Ketua DPRD Bengkalis Ke DPRD Pelalawan

Ketua Galaksi Kepri Mengutuk Keras Permainan Gelper yg Abaikan Protokol Kesehatan Covid19

Tuesday, January 19, 2021 | January 19, 2021 WIB Last Updated 2021-01-19T15:45:26Z



PORTAL BUANA-TANJUNG PINANG, Rabu  19/01/2020 wabah yg melanda di seluruh penjuru dunia,setiap daerah menerapkan protokol kesehatan tapi aneh nya salah satu tempat hiburan di tanjung pinang abai kan protokol kesehatan hal ini  mendapat perhatian dari



 Ketua Galaksi Kepri zulkipli yang akrab di panggil Zul angkat bicara tentang permainan Gelper yang berbau judi di kota Tanjungpinang Provinsi Kepri.



Sungguh membiggungkan sementara pemerintah menggalakan penting terhadap protokol kesehatan akan tetapi  di tempat Gelper  tidak mematuhi protokol kesehatan ada apa sebenarnya ini ? tutur  Zulkipli degan kesal.


Gelper yang buka dalam beberapa waktu belakangan ini sagat mereshkan masyarakat kota tanjungpinang. kita harap hal ini jadi perhatian dari Pemkot tanjung pinang tak hanya meresahkan masyarakt dengan perjudian Gelper ini akan tetapi tidak di patuhinya protokol kesehatan bisa membuat penularan pandemi covid 19 lebih mudah nantik nya 


Berdarkan informasi yang di peroleh bahwa izin gelper yang dimiliki pengusaha dari dinas Pariwisata Kota Tanjungpinang, hanya peruntukan permainan, bukan izin perjudian




Gelper berbau judi ini sangat dilarang oleh agama dan Undang-undang pasal 303 KUHP, Jo. UU No 7 Tahun 1974 tentang penertiban Judi Jo. PP NO. 9 Tahun 1981 Jo. Intruksi Presiden dan Intruksi Menteri dalam Negeri


Ketua Galaksi Kepri berharap kepada Wali kota tanjungpinag dan aparat penegak hukum untuk menutup paksa tempat Gelper tersebut.(ms)

1 comment:

  1. Justice League film Snyder's Cut, is confirmed to be four hours long ...
    for more info, visit: jatimTIMES

    ReplyDelete